FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 01-2021

    119

    Penyakit Baru di NTT Akibat Makan Ikan, Itu Disinformasi!

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta, Kominfo – Beredar di jejaring media online, video yang memperlihatkan beberapa  orang sedang terbaring di ruang perawatan. Narasi dalam video itu menyebutkan orang yang terbaring dan menjalani perawatan tersebut adalah para korban penyebaran penyakit baru di Kodi, Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur.

    Konon, konten itu juga menyebutkan pula penyebaran penyakit baru lewat konsumsi ikan, terutama ikan tembang dan tongkol.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta bahwa klaim itu tidak benar.

    Dilansir dari  Cek Fakta Tempo.co diketahui bahwa asal video pada ungahan tersebut adalah dari akun YouTube “Anselrufus Channel“ yang diunggah pada 5 Januari 2021.

    Video itu menerangkan beberapa warga Kodi NTT yang keracunan ikan tembang pada 4 Januari 2021. Jadi dirawat bukan akibat penyakit baru seperti klaim unggahan.

    Berikut  laporan isu hoaks dan disinformasi  yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Rabu (06/01/2021):

    1. Vaksin Sinovac Mengandung Sel Kera Hijau Afrika
    2. BPOM Beri Izin Sebuah Produk Kosmetik Bisa Cegah dan Sembuhkan Covid-19
    3. Vaksin Covid-19 Memperbesar Penis
    4. Tulisan Dr. Siti Fadillah Terkait Pengobatan Covid-19
    5. Artikel CNN “Seorang Dokter Merekomendasikan Vaksin Covid-19 Disuntikkan di Alat Kelamin Pria"
    6. 2 Orang Tuna Wisma yang Ditemui Oleh Mensos Risma Saat Blusukan Hanya Settingan
    7. Penyebaran Penyakit Baru di Nusa Tenggara Timur Akibat Konsumsi Ikan
    8. Menteri Agama Larang MUI Keluarkan Sertifikat Halal
    9. Wakil Wali Kota Surabaya Terpilih, Armuji Meninggal Dunia

    Berita Terkait

    PPNS Harus Mudahkan Masyarakat Manfaatkan Sumber Daya

    Sistem pengawasan dan pengendalian merupakan mata rantai yang penting dalam manajemen spektrum frekuensi radio, agar sistem dapat berjalan d Selengkapnya

    Bantuan IVIG Gratis Khusus Nakes, Awas Disinformasi!

    Bereda pesan berantai di aplikasi pesan instan WhatsApp mengenai Program Bantuan Gratis Intravenous Imunoglobulin (IVIG) bagi tenaga keseha Selengkapnya

    Vaksin Pfizer Beracun dan Mematikan? Awas Disinformasi!

    Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan vaksin Pfizer beracun dan mematikan. Selengkapnya

    Indonesia Tak Bisa Gugat Jika Vaksin Bermasalah, Itu Disinformasi!

    Di media sosial Facebook, beredar konten unggahan tangkapan layar artikel berita mengenai Indonesia tidak dapat menggugat secara hukum, jika Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA