FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 01-2021

    924

    [DISINFORMASI] Artikel CNN “Seorang Dokter Merekomendasikan Vaksin Covid-19 Disuntikkan di Alat Kelamin Pria"

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan :

    Beredar unggahan di media sosial Facebook sebuah tangkapan layar berita dengan logo media CNN.com yang berjudul “Doctors encourage covid-19 vaccine injections in penis”. Pada sampul artikel tersebut tampak foto seorang dokter dan ilustrasi injeksi di alat kelamin pria.

    Faktanya, berdasarkan penelusuran Snopes.com, artikel yang mencatut nama CNN.com itu adalah palsu. Berdasarkan pencarian pada index berita di kanal CNN.com, tidak ditemukan artikel dengan judul dan sampul seperti pada unggahan tangkapan layar yang beredar. Foto ilustrasi yang menunjukkan “area aman untuk injeksi” ke penis sebenarnya berasal dari instruksi manual untuk injeksi penis sebagai pengobatan untuk disfungsi ereksi, diambil dari situs Kansas City, Missouri-area St. Luke’s Health System. Sedangkan foto dokter yang ditampilkan tersebut bernama Mohitkumar Ardeshana, seorang dokter penyakit dalam yang berbasis di Claremont, California. Kepada situs pengecekan fakta India Boom, Ardeshana mengatakan belum pernah berkomentar soal penelitian tersebut.

    KATEGORI: DISINFORMASI

    Link Counter:

    https://turnbackhoax.id/2021/01/05/salah-artikel-cnn-seorang-dokter-merekomendasikan-vaksin-covid19-disuntikkan-di-alat-kelamin-pria/

    https://covid19.go.id/p/hoax-buster/salah-artikel-cnn-seorang-dokter-merekomendasikan-vaksin-covid19-disuntikkan-di-alat-kelamin-pria

    https://kumparan.com/kumparannews/hoaxbuster-soal-dokter-rekomendasikan-suntik-vaksin-corona-di-alat-kelamin-pria-1uuySWy6lpy/full

    Berita Terkait

    [DISINFORMASI] Artikel Sebut Cina Bohong soal Asal-usul Virus Corona

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Anggota Brimob Meninggal Akibat Vaksin di Maluku

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Terdapat Cacing dan Ulat pada Masker Impor China

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] BMKG Peringatkan Tsunami di NTT pada 7 April 2021

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA