FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 12-2020

    809

    Awas Disinformasi! RSUD Dr Moewardi Penuh, Pasien Covid-19 Dirawat di Tenda Darurat

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta, Kominfo – Beredar pesan berantai dalam platform WhatsApp. Pesan itu potret tenda oranye di depan RUD Dr. Mawardi.  Adapun keterangan dalam pesan itu menyatakan lima bangsal isolasi pasien Covid-19 di RSUD Dr. Mawardi telah penuh dan tidak bisa lagi menampung pasien Covid-19.

    Konon, pesan itu memuat pula narasi akhirnya RSUD Dr. Mawardi membuat dua tenda darurat guna penanganan pasien Coivd-19 di Wialayah Solo, Jawa Tengah.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta, klaim pada pesan berantai tersebut adalah salah.

    Direktur RSUD Dr. Moewardi Solo Cahyono Hadi mengklarifikasi pesan tersebut. bangsal isolasi RSUD Dr. Muwardi masih tersedia tempat tidur kososng untuk  pasien Covid-19.

    “Bahkan sesuai dengan adanya instruksi Kementerian Kesehatan tempat tidur pada bangsal isolasi RSUD Dr.Moewardi bisa bertambah,” tandasnya.

    Adapun potret tenda oranye bertuliskan BNPB di depan RSUD Dr. Moewardi tersebut dimanfaatkan untuk keluarga yang mengantar pasien umum bukan sebagai tenda darurat isolasi pasien Covid-19.

    Berikut laporan isu hoaks dan diisinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Kamis (31/12/2020):

    1. Vaksin Pfizer Buatan China
    2. Lima Bangsal Isolasi RSUD Dr Moewardi Penuh Pasien Covid-19 dan Akhirnya Buat Tenda Darurat di Depan IGD
    3. Bill Gates dan CEO Pfizer Menolak Disuntik Vaksin Covid-19
    4. Pemadaman Listrik pada Malam Tahun Baru
    5. Video Eksekusi Mati Para Koruptor di Cina

    Berita Terkait

    Awas Disinformasi Film "I Am Legend" (2021) Soal Kegagalan Vaksin Covid-19!

    Beredar sebuah gambar unggahan berisi klaim film berjudul "I Am Legend" yang dibintangi oleh Will Smith tahun 2021. Konon, narasi dalam gamb Selengkapnya

    Awas Disinformasi, Grafik Kadar Antibodi Menurun!

    Beredar unggahan berupa tangkapan layar pada sosial media Facebook yang berisi informasi terkait kadar antibodi setelah divaksin Covid-19. Selengkapnya

    Awas Disinformasi Peringkat Keamanan Vaksin Covid-19!

    Beredar sebuah informasi melalui pesan berantai WhatsApp mengenai peringkat keamanan vaksin Covid-19. Konon, dasar informasi itu dikaitkan Selengkapnya

    Awas Disinformasi Vaksin Sinovac Kedaluwarsa Lebih Cepat dari 2 Tahun!

    Beredar sebuah informasi mengenai Vaksin Sinovac di media sosial Facebook. Konon, dinyatakan Caksin Sinovac diproduksi sebelum pandemi, oleh Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA