FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    14 12-2020

    2504

    Tips Agar Hasil Tes Swab PCR Covid-19 Negatif? Awas Hoaks!

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta, Kominfo – Beredar unggahan video di YouTube mengenai cara agar ketika menjalani tes swab PCR Covid-19 hasilnya menjadi negatif. Konten video berdurasi 7 menit 39 detik tersebut mengklaim rincian tindakan agar hasil tes ke arah negatif.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan pernyataan dr. RA Adaninggar. Sp.PD yang menyebut informasi yang disampaikan dalam video YouTube tersebut tidak benar. Menurutnya, penggunaan obat merah atau betadine (povidone iodine) juga dianggap berbahaya, apalagi jika sampai diminum.

    "Senyawa povidone iodine memang bisa membunuh virus corona covid-19. Namun penelitian ini masih sebatas in vitro atau penelitian di laboratorium, sama sekali tidak melibatkan relawan manusia," ujarnya sebagaimana dilansir dari Liputan6.com, Senin (14/12/2020).

    Menurut Adaninggar, Sesuai dengan petunjuknya, obat luar hanya untuk di luar tubuh, bukan untuk diminum.  “Bahkan jika diminum bisa menyebabkan gagal ginjal, menganggu hormon tiroid, dan bisa menyebabkan iritasi mukosa hidung. Dan jika mukosa rusak maka virus malah bisa masuk. Mukosa hidung itu sendiri pertahanan pertama tubuh kita," katanya menambahkan.

    Jadi, Adaninggar menyatakan tidak ada pengaruh jika melakukan tips seperti di video apalagi hasil swab PCR dipastikan kita bisa negatif. “Jika patokannya setelah rapid test, karena rapid test mendeteksi antibodi kita, jadi bisa saja waktu di swab PCR hasilnya negatif tanpa melakukan tips di video itu," ujarnya.

    Berkaitan dengan berkumur dengan air garam, dr. Ning juga menyebut belum ada bukti ilmiahnya bisa mencegah atau mengobati orang yang terinfeksi Covid-19.

    "Uji klinisnya terkait cuci hidung dengan air garam bisa mencegah infeksi covid-19 baru akan dilakukan dan memang sudah terdaftar di clinicaltrials.gov. Jika hanya dikumur tidak masalah, tapi kalau diminum berbahaya, terutama pada orang hipertensi," ujarnya.

    Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Senin (14/12/2020):

    1. Pesan Larangan ke Kota Malang oleh Kapolresta Malang
    2. Tips Agar Hasil Tes Swab PCR Covid-19 Negatif
    3. Video Gunung Semeru Kembali Erupsi pada 6 Desember 2020
    4. Video Kecelakaan Mobil Pickup di Kota Metro, Lampung
    5. Prabowo akan Bebaskan Rizieq Shihab
    6. Lowongan Kerja PT. Astra Daihatsu Motor
    7. Pantangan untuk Tidak Mengadakan Natal di Kabupaten Landak

    Berita Terkait

    Perpanjangan Kuota Internet Peserta Didik, Awas Hoaks!

    Di media sosial Facebook beredar konten unggahan mengenai cara mendapatkan perpanjangan kuota internet peserta didik hingga April 2021. Selengkapnya

    Bantuan Pulsa 200 Ribu untuk Mahasiswa, Siswa, Dosen dan Guru, Awas Hoaks!

    Beredar pesan berantai disertai tautan pendaftaran untuk mendapatkan bantuan tunai pulsa sebesar Rp 200 ribu. Konon, bantuan itu diperuntukk Selengkapnya

    Video Pengangkatan Badan Pesawat Sriwijaya SJ-182, Awas Disinformasi!

    Beredar sebuah video yang diklaim sebagai proses pengangkatan badan pesawat Sriwijaya SJ-182. Dalam video yang diambil dari aplikasi Tiktok Selengkapnya

    Informasi Penerima Vaksin Covid-19 Perdana, Itu Disinformasi!

    Beredar di media sosial konten yang berisi nama-nama penerima vaksin yang menggunakan logo Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dari nama-nama Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA