FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 12-2020

    360

    IFaS-Fest 2020, Ajang Kreatif Adaptasi Kebiasaan Baru

    Kategori Berita Kominfo | srii003

    Jakarta, Kominfo- Innovations of Frequency and Standardization Festival (IFaS-Fest) 2020 mengusung tema Adaptasi Kebiasaan Baru Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

    Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail mengungkapkan melalui IFaS-Fest adalah saat yang tepat untuk seluruh staf Ditjen SDPPI berkarya. “Ini merupakan kesempatan teman-teman di Ditjen SDPPI menyampaikan karya-karya terbaik inovasi dalam berbagai bentuk kategori. Itu esensi yang harus dipertahankan dari terselenggaranya IFaSFest ini," katanya dalam Acara Puncak IFaS-Fest 2020 di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (10/12/20).

    Menurut Dirjen Ismail harus ada adjustment pada IFaS-Fest 2020, karena tidak mungkin seperti tahun-tahun sebelumnya. Semangat utama dari IFaSFest itu adalah komunikasi yang bottom up antara teman-teman pegawai dan pimpinan di Ditjen SDPPI.

    "Saya melihat ada perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun, karena di tengah Pandemi Covid-19, karya-karya yang dihasilkan justru semakin baik dan berbobot, tidak hanya dari sisi tampilan dan kemasannya, tapi juga dari substansinya," katanya.

    Ajang kompetisi tahunan kali ketiga ini bertujuan mengembangkan inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Penggalian ide kreatif dan inovatif para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Ditjen SDPPI tersebut sekaligus sebagai bagian dari branding lembaga.

    Tahun lalu, IFaS-Fest 2019 mengangkat tema Go Branding, menunjukkan kepada masyarakat bagaimana keragaman inovasi mampu memberikan solusi terbaik. Sedangkan pada kegiatan perdana, IFast- Fest 2018 mengangkat tema Innovation Sharing. Ini merupakan rintisan dalam mengaplikasikan secara konsisten ide, gagasan dan konsep kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

    Sesditjen SDPPI R Susanto menilai pelaksanaan IFaS-Fest 2020 ini merupakan yang tersulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, “ini merupakan tahun ke tiga yang sudah terjadi terkait dengan IFaS-Fest dan ini menjadi tahun tersulit yang kita rumuskan, karena kita sedang dalam situasi pandemi covid19 dan hasil dari itu semua kita dapat melaksanakan IFaS-Fest 2020 dengan cara online dan dapat diikuti oleh semua pegawai Ditjen SDPPI diseluruh Indonesia meskipun dengan cara dan metode yang berbeda” jelasnya.

    IFaS-Fest 2020 terbagi dalam tiga kelompok kompetisi. Pertama, SDPPIdea, yang bertujuan memberikan kesempatan kepada seluruh ASN Ditjen SDPPI menyampaikan ide atau karya inovasi dan mendapatkan model/usulan/ide/karya inovasi yang memberikan manfaat bagi Ditjen SDPPI, negara dan bangsa Indonesia. Ada dua kategori dalam SDPPI Idea, yaitu Idea and Innovation dan SDPPI Data Challenge.

    Kelompok kedua, SDPPI Creator, yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas pegawai Ditjen SDPPI dalam mem-branding institusinya melalui video dan foto. Ada dua kategori dalam SDPPI Creator, yaitu Best Short Movie dan Best Impactful Photo.

    Kelompok kompetisi ketiga adalah SDPPI Choice Award, merupakan apresiasi terhadap UPT yang sudah melakukan kinerja pelayanan terbaik dan dapat menginspirasi UPT lain untuk meningkatkan kinerjanya dalam melakukan pelayanan ke masyarakat. Ada enam kategori dalam SDPPI Choice Award, yaitu Administrasi Terbaik, Penindakan Hukum Terbaik, Pelayanan Publik Terbaik, Monitoring dan Penanganan Gangguan Terbaik, Best Looking Office dan Penyelenggaraan Maritime on the Spot (MOTS) Terbaik.

    Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 5 Oktober 2020 untuk semua kelompok kompetisi. Puncak IFaS-Fest 2020 dilaksanakan secara virtual pada 10 Desember 2020 untuk mengumumkan seluruh pemenang kategori kompetisi. Meski kegiatan ini dilaksanakan secara virtual, acara yang dipusatkan di Hotel Pullman Jakarta itu tetap dihadiri sejumlah pejabat Ditjen SDPPI dan perwakilan UPT.

    “Saya ucapkan Alhamdulillah acara ini berlangsung sukses dan akhir tahun tantangannya berkaitan dengan jadwal yang mungkin berbenturan, tapi itu ternyata bisa diatasi dan menurut saya antusiasme seluruh peserta ini yang amaze sekali dan from my deepers heart, saya menyampaikan salam hormat saya untuk teman-teman," kata Koordinator Perencanaan Program dan Pelaporan Aryo Pamoragung.

    Ketua Pelaksana IFaSFest 2020 ini mengatakan karya harus dilakukan dengan hati. "Saya lihat hasil karya teman-teman itu sudah they gift their best effort untuk setiap kategori barangkali ada yang seadanya mungkin hanya sepuluh sampai dua puluh persen dan delapan puluh persen yang lain memberikan yang terbaik. Ide itu tidak pernah habis dan untuk IFaSFest 2020 ini, apresiasi dari hati saya yang terdalam dan terima kasih untuk teman-teman sudah melaksanakan ini dengan hati sehingga hasilnya pun terlihat, dan selamat untuk para juara dan teruslah berinovasi, mengupgrade keahlian untuk menjadi yang lebih baik," kata Aryo Pamoragung.

    Daftar Pemenang IFaS-Fest 2020 :

    SDPPIdea

    • Idea & Innovation
    1. Zulhaidir Hamid (Loka Monitor SFR Gorontalo) : MIND-SFER, Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Kegiatan Monitoring Spektrum Frekuensi Radio
    2. Manuelson Jaka Jusuf, Asep Rahayu Saputra, Ikra Zulfikar (Balai Monitor SFR Kelas I Makassar) : Kontes Antena Amatir yang Tidak Melanggar Aturan Sebagai Ajang Edukasi dan Pembinaan Bagi Amatir Radio
    3. Fierza Mutuahdi Pasaribu, Anna Christina Sihombing (Direktorat Penataan Sumber Daya) : LigthS, Artifical Intelligence Spectrum Management
    • SDPPI Data Challenge
    1. Triple A (Balai Monitor SFR Kelas I Denpasar)
    2. Equator Spectrum Guard (Balai Monitor SFR Kelas II Pontianak)
    3. Hectic Wednesday (Direktorat Pengendalian SDPPI)

    SDPPI Creator

    • Best Short Movie
    1. Balai Monitor SFR Kelas I Makassar
    2. Balai Monitor SFR Kelas I Surabaya
    3. Balai Monitor SFR Kelas II Mataram
    • Best Impactful Foto
    1. Jurnevol (Balai Monitor SFR Kelas I Yogyakarta) : Belajar Dari Rumah
    2. Rian Fernando (Balai Monitor SFR Kelas I Medan) : Day or Night
    3. Henrian Robby (Balai Monitor SFR Kelas II Banjarmasin) : Pengukuran Frekuensi Radio di Wisata Pasar Terapung Lok Baintan

    SDPPI Choice Award

    • Administrasi Terbaik
    1. Balai Monitor SFR Kelas II Mataram
    2. Balai Monitor SFR Kelas II Banjarmasin
    3. Balai Monitor SFR Kelas I Medan
    • Monitoring dan Penanganan Terbaik
    1. Balai Monitor SFR Kelas I Jakarta
    2. Balai Monitor SFR Kelas II Pontianak
    3. Balai Monitor SFR Kelas I Surabaya
    • Penindakan Hukum Terbaik
    1. Balai Monitor SFR Kelas I Semarang
    2. Balai Monitor SFR Kelas II Aceh
    3. Balai Monitor SFR Kelas I Denpasar
    • Pelayanan Publik Terbaik
    1. Balai Monitor SFR Kelas II Lampung
    2. Loka Monitor SFR Gorontalo
    3. Balai Monitor SFR Kelas II Banjarmasin
    • Penyelenggara MOTS Terbaik
    1. Balai Monitor SFR Kelas II Manado
    2. Balai Monitor SFR Kelas I Makassar
    3. Loka Monitor SFR Ambon
    • Best Looking Office
    1. Balai Monitor SFR Kelas I Surabaya
    2. Loka Monitor SFR Pangkal Pinang
    3. Loka Monitor SFR Ternate

    Berita Terkait

    Pandemi Dorong Sektor Telekomunikasi Adaptif Hadirkan Layanan Berkualitas

    Pandemi Covid-19 menjadi peluang bagi sektor telekomunikasi untuk beradaptasi dengan meningkatkan kapasitas jaringan dan menyiapkan layanan Selengkapnya

    Gelaran LP3KN Virtual Choir Festival 2020, Bukti Adaptasi Kala Pandemi

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan penyelenggaraan berbagai agenda nasional secara virtual seperti Pesparani, per Selengkapnya

    Cetak Amatir Radio Berkualitas di Lokasi Wisata Bahari

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk pertama kali d Selengkapnya

    Tetap Produktif dan Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19

    Pandemi Covid-19 bukan alasan untuk tidak tetap produktif dan kreatif. Apalagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi pe Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA