FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    08 12-2020

    670

    Penguatan Budaya Bahari Demi Peningkatan Ekonomi Era Digital Jadi Tema Hari Nusantara 2020

    Kategori Berita Kominfo | Irso
    Menteri Kominfo Johnny G. Plate saat memimpin Rapat Teknis Persiapan Hari Nusantara 2020, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (08/12/2020). - (Indra Kusuma)

    Jakarta, Kominfo - Pemerintah menetapkan tema Penguatan Budaya Bahari Demi Peningkatan Ekonomi Era Digital dalam Peringatan Hari Nusantara 2020. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, tema tersebut terinspirasi dari Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957.

    “Kita sama-sama tahu bahwa Hari Nusantara ini diinspirasi dari peran besar Pak Djuanda dalam rangka untuk menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan pada debat-debatnya di PBB,” ujarnya saat memimpin Rapat Teknis Persiapan Hari Nusantara 2020, dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (08/12/2020).

    Menurut Menteri Kominfo selain meneruskan semangat perjuangan Deklarasi Djuanda yang harus tetap dikobarkan, Peringatan Hari Nusantara tahun ini juga membuka ruang yang seluas-luasnya atas peran aktif dan peran serta di sektor bahari atau ekonomi bahari dan digitalisasi bahari Indonesia saat ini.

    “Acara-acara ini dilaksanakan dengan tujuan yang utama adalah demi meningkatkan kesadaran maritim kita, karenanya daya jangkau acara diharapkan untuk disaksikan atau diakses oleh sebagian luas masyarakat,” jelasnya.

    Secara khusus, Menteri Johnny  menaruh harapan kepada generasi muda untuk turut aktif memperingati Hari Nusantara pada 13 Desember nanti. Oleh karena itu, berbagai platform digital akan disediakan agar masyarakat dan generasi muda dapat menyaksikan seluruh rangkaian acara.

    “Kegiatannya itu dilakukan dengan seminimal mungkin melibatkan kehadiran masyarakat secara fisik, sehingga kalaupun nanti ada demo-demo (pertunjukan) yang dilakukan khususnya melihat demo-demo yang tidak dihadiri atau tidak ditonton oleh masyarakat (secara fisik), maka dihadirkan acara virtual sehingga bisa diikuti oleh masyarakat,” jelasnya.

    Menurut Menteri Kominfo pentingnya melibatkan peran generasi muda seperti Akademi Militer (Akmil) dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), karena merupakan calon pemimpin pertahanan dan keamanan nasional. 

    “Peran-peran  generasi muda kita di sektor niaga bahari seperti STIP, para Taruna dan akademi militer kita akan dilibatkan agar menjadi perhatian para generasi muda kita sekalian,” tandasnya.

    Meskipun Hari Nusantara diperingati dalam situasi pandemi Covid-19 karena potensi penularan yang masih melebar dan lebih agresif, Menteri Johnny mengatakan bahwa pemerintah memilih mensukseskannya dengan dua hal.

    “Yang pertama sejauh dan sedapat mungkin menghindari potensi penularan Covid-19, yang kedua tentu melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dan secara ketat,” ujarnya .

    Menurut Menteri Kominfo, masyarakat yang tidak dapat menghadiri peringatan Hari Nusantara secara fisik tentu tidak mengurangi nilai dari kemeriahan acara, “Karena di sisi lain pengalaman dan referensi sejarah harus menjadi acuan dalam rangka meningkatkan kebaharian Indonesia,” jelasnya. 

    Lebih lanjut Menteri Johnny menjelaskan penyelenggaraan Hari Nusantara yang akan berlangsung pada tanggal 13 Desember 2020 di EConvention Ancol Jakarta itu, panitia teknis telah menyiapkan beberapa skenario.

    “Skenario yang pertama adalah kegiatan itu dilakukan secara hybrid, hybrid yang dimaksud adalah sebagian  terbesar peserta akan mengikuti acara secara virtual, dan sebagian kecil yang nanti akan menghadiri secara fisik di tempat acara dilaksanakan,” ujarnya. 

    Oleh karena itu, peringatan Hari Nusantara 2020 akan dilaksanakan dengan memanfaatkan potensi digital atau penyelenggaraannya secara full digital. “Yang kedua kami sudah menyampaikan surat kepada Bapak Presiden untuk melihat agenda beliau apakah bisa hadir secara virtual pada saat acara tersebut,” tandasnya.

    Rapat virtual persiapan peringatan Hari Nusantara 2020 yang dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga itu, Menteri Kominfo didampingi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Widodo Muktiyo dan Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu.

    Rapat dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Ditjen IKP Kementerian Kominfo Septriana Tangkary, dan Direktur SDA BAKTI Kominfo Fadhilah Mattar.

    Berita Terkait

    Penertiban Frekuensi Radio Tingkatkan Ekonomi dan Keamanan Masyarakat

    Penertiban frekuensi radio yang menyalahi perizinan atau perangkat melanggar spesifikasi teknis merupakan bagian dari pengelolaan spektrum f Selengkapnya

    Jadi Pilar Utama Ekonomi Digital, Kominfo Pantau Kualitas Pos dan Logistik

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menyatakan bidang Pos dan Inform Selengkapnya

    Kominfo Optimistis Migrasi Penyiaran Digital Selesai Tahun 2022

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan penyelesaian migrasi siaran TV analog ke TV digital atau analog switch off (ASO) diselesa Selengkapnya

    Pengaturan ASO Bawa Efisiensi Penyiaran di Indonesia

    Undang-undang No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mendorong penerapan Analog Switch Off (ASO) paling lambat 2022. Pengaturan itu membawa ef Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA