FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    03 12-2020

    430

    Dirjen Aptika: Anggaran Meningkat Tajam, Bekerja Harus Cerdas dan Kreatif

    Kategori Berita Kominfo | mth
    Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel A Pangerapan, saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Program Kerja Tahun Anggaran 2021 Ditjen Aptika, Rabu (02/12/2020). - (aptika.kominfo.go.id)

    Jakarta, Kominfo – Anggaran Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2021 meningkat tajam dari Rp394 miliar menjadi Rp3,2 triliun. Menyongsong tanggung jawab besar itu, Ditjen Aptika dituntut bekerja secara cerdas dan kreatif.

    “Dengan kenaikan anggaran sebesar itu kita harus secara cerdas merencanakan dari sekarang apa yang ingin kita lakukan. Kita juga harus lebih kreatif bagaimana mengatur dalam jangka waktu setahun bisa menjalankan program-program yang ada,” ujar Dirjen Aptika  Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam Rapat Koordinasi Program Kerja Tahun Anggaran 2021 Ditjen Aptika, Rabu (02/12/2020).

    Dari anggaran yang ada, menurut Dirjen Semuel, Ditjen Aptika punya tiga program prioritas yang dikawal langsung oleh dirinya. Yaitu pembangunan Pusat Data Nasional, Pengendalian Konten Negatif, dan Literasi Digital. “Untuk tiga program itu saya bertanggung jawab langsung kepada menteri dan presiden,” tandasnya.

    Dirjen Semuel mencontohkan program Literasi Digital, dengan melihat besarnya anggaran di tahun 2021 dan sumber daya yang dimiliki. Jika bekerja seorang diri menurutnya tidak akan bisa.

    “Anggarannya besar, targetnya juga besar, oleh karena itu harus ada kreativitas. Bagaimana contohnya? Kita bisa kerja sama dengan ekosistem,” sarannya.

    Dirjen Aptika pun mengajak para satuan kerja di Ditjen Aptika dalam menjalankan program berperan sebagai katalisator untuk bisa berkolaborasi dengan ekosistem yang ada. Sehingga target yang besar tersebut bisa dipenuhi secara optimal.

    Untuk mengantisipasi besarnya anggaran di tahun depan, Dirjen Semuel juga menginginkan setiap koordinator dan sub koordinator di lingkungan Ditjen Aptika memiliki sertifikat manajemen risiko. Hal itu untuk menjaga besarnya tanggung jawab seiring kepercayaan yang meningkat.

    “Semua harus dilakukan secara tim karena kita harus speed up, ini menjadi awal untuk kita kawal ke depan agar Ditjen Aptika lebih dikenal dan bermanfaat untuk perkembangan teknologi Indonesia,” pungkasnya.

    Sementara itu Inspektur IV Kemkominfo, Fajar Budiantoro mengatakan baru kali ini dalam skema penganggaran Kemkominfo terjadi kenaikan yang sangat signifikan. Namun ia memahami kenaikan ini karena presiden sedang menitikberatkan pada transformasi digital nasional.

    “Oleh karenanya saya mengajak untuk mengawal bersama anggaran ini. Untuk mejalankan tugas dan fungsinya dalam hal pengawasan, Itjen melakukan peran assurance (risk and control), insight (analyses and assesments), objectivity (accountabillity and independence), dan terakhir peran consulting,” paparnya.

    Inspektorat IV berkomitmen dengan seksama dan penuh kecermatan akan memberikan layanan pengawasan internal kepada Ditjen Aptika. “Semoga kita bisa berjalan beriringan dalam menjalankan tugas,” tutup Fajar. (lry)

    Sumber: aptika.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Dirjen Aptika Ajak Tingkatkan Liiterasi Digital Masyarakat

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengajak semua pihak ikut serta men Selengkapnya

    Dirjen Aptika: UU ITE Buat Ruang Digital Kondusif

    Pengaturan dalam Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dibutuhkan sebagai batasan pemanfaatan ruang dan platform digit Selengkapnya

    Dirjen Aptika: Semua PSE Harus Lakukan Pendaftaran

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mewajibkan pendaftaran untuk semua Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), termasuk layanan komunikasi Selengkapnya

    Dirjen SDPPI: Pejabat Fungsional Harus Berwawasan Global

    Pejabat Fungsional di lingkungan Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika ha Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA