FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 11-2020

    346

    Menkominfo: BBPPT Adalah Perisai Konsumen

    Kategori Berita Kementerian | Yusuf

    Bekasi, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G Plate mengharapkan Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) Kementerian Kominfo menjadi perisai konsumen. Menurutnya, keberadaan BBPPT di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI), akan menjamin ketersediaan perangkat memenuhi standar nasional maupun internasional untuk pelindungan bagi konsumen.

    "Jadi, BBPPT ini adalah perisainya konsumen. BBPPT tidak hanya memberikan sertifikat bagi proses produksi dan ekonomi, tetapi juga memastikan dijaganya konsumen dengan baik. BBPPT akan menjadi perisai dalam pelindungan konsumen untuk perangkat telekomunikasi. Baik dari sisi kualitas maupun dari aspek keamanan dan kesehatan.,” katanya saat kunjungan perdana ke BBPPT Bekasi, Jumat (13/11/2020).

    Kehadiran balai uji, menurut Menteri Johnny untuk memastikan peralatan radio dan perangkat yang digunakan masyarakat memenuhi standar Undang-undang Telekomunikasi maupun aturan turunannya. 

    "Perangkat radio yang memancarkan gelombang elektromagnetik, lanjutnya, bisa mengganggu kesehatan pengguna. BBPPT harus memastikan bahwa perangkat memenuhi standar kesehatan, sehingga aman digunakan manusia," tegasnya.

    Menteri Kominfo juga mengharapkan BBPPT selalu mengikuti dinamika teknologi, sekaligus meningkatkan kompetensi dalam pengujian perangkat. "Teknologi disrupsinya begitu cepat berkembang, SDM dan perangkat balai uji juga harus sama kecepatannya, sehingga perlindungan pada masyarakat kita perhatikan," tegasnya.

    Bahkan, Menteri Johnny menyatakan keberadaan balai uji juga menjadi penopang akselerasi transformasi digital di Indonesia. "Salah satu dari 5 Langkah Transformasi Digital adalah infrastruktur. Kita sedang membangun infrastruktur TIK untuk memastikan Indonesia ini tidak lagi terdapat blankspot, " ujarnya.

    Menteri Kominfo berkesempatan menyaksikan langsung proses di laboratorium pengujian Alat/Perangkat Telekomunikasi Berbasis Radio, Alat/Perangkat Telekomunikasi Berbasis Non Radio, Electromagnetic Compatibility Alat/Perangkat Telekomunikasi, Pelayanan Kalibrasi Perangkat Telekomunikasi, dan Jasa Penyewaan Alat.

    Dalam kunjungannya, Menteri Johnny didampingi Dirjen SDPPI Ismail, Sekretaris Ditjen SDPPI merangkap Plt Kepala BBPPT Rd Susanto dan Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat Ferdinandus Setu. 

    Lindungi Keselamatan Masyarakat

    Dirjen SDPPI menceritakan kepada Menteri Kominfo tentang fungsi BBPPT yang didirikan sebagai amanat UU Telekomunikasi. Dalam UU disebutkan seluruh perangkat telekomunikasi yang dirakit, diedarkan, diperjualbelikan dan digunakan oleh masyarakat di Indonesia wajib memenuhi persyaratan teknis. “Nah untuk mengetahui persyaratan teknis itu dibuktikan dengan penerbitan sertifikat yang dasarnya adalah pengujian,” jelas Ismail.

    Saat ini, orientasi utama BBPPT menurut Dirjen Ismail adalah melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat. “Jadi seluruh perangkat yang memancarkan elektromagnetika harus memenuhi ambang batas syarat internasional. Kita juga tidak mau Indonesia jadi barang sampah atau barang yang membahayakan keselamatan Kesehatan masyarakat,” katanya.

    Orientasi kedua menjamin tidak terjadinya interferensi perangkat, karena sebagian perangkat radio sudah tidak lagi menggunakan ISR dan masuk kelas license, seperti Wifi 2,4Ghz, bluetooth, alat-alat kedokteran yang menggunakan low power. “Hakikatnya ada izin, tetapi izinnya dalam bentuk sertifikat. Kita harus menjamin perangkat-perangkat ini tidak mengganggu atau terganggu dari perangkat lain,” jelas Dirjen SDPPI.

    Orientasi ketiga adalah membantu industri dalam negeri yang berpeluang ekspor. Di sini fungsi koordinasi disebut mutual recognition agreement antarnegara agar industri dalam negeri tidak direpotkan lagi dengan melakukan pengujian di luar negeri.

    BBPPT juga bekerja sama dengan sejumlah balai uji swasta, mengingat jumlah pengujian dari tahun ke tahun terus berkembang. “Kita memiliki visi besar tidak semata-mata sebagai lab uji, namun sebagai center of excellence riset and industry bagi perangkat-perangkat telekomunikasi di Indonesia. Kita tentu juga akan banyak bekerja sama dengan para universitas dan sebagainya,” kata Dirjen SDPPI.

    Di akhir kunjungan, Plt Kepala BBPPT R Susanto mengungkapkan kegembiraan karena ini kunjungan pertama Menteri. Susanto berjanji, laboratorium uji yang dipimpinnya, mampu berperan strategis bagi percepatan transformasi digital. “Saya kira momentum kehadiran Menteri di tempat kami ini sangat luar biasa. Jadi mudah-mudahan kami bisa menindaklanjuti arahan Menteri,” katanya.

    Berita Terkait

    Menkominfo: Tak Ada Efek Samping setelah Vaksinasi Covid-19

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan tidak merasakan efek samping apapun usai menjalani Vaksinasi Covid-19. Menteri Selengkapnya

    Kawal Ruang Digital, Menkominfo: Ditjen Aptika Punya Peran Spesifik

    Guna menjaga keamanan, kenyamanan masyarakat, mengawal ruang digital agar bersih, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komun Selengkapnya

    Menkominfo: Kerja ASN Kominfo Harus Lebih Hebat

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengharapkan kerja aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kominfo lebih hebat dari tahun Selengkapnya

    Jaga Ruang Digital Bersih, Menkominfo: Pelarangan Aktivitas Ormas FPI sesuai Payung Hukum

    Pemerintah secara resmi menetapkan pelarangan atas segala macam bentuk kegiatan, penggunaan atribut dan simbol Front Pembela Islam (FPI). Gu Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA