FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    09 11-2020

    1637

    Dirjen PPI: Survei Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia Bagian Penting dari Transformasi Digital

    Kategori Berita Kementerian | Irso

    Jakarta, Kominfo -  Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menilai, hasil survei yang diselenggarakan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tentang penetrasi pengguna internet di Indonesia menjadi bagian penting untuk mewujudkan tranformasi digital.

    “Saya ingin menggarisbawahi bahwa survei APJII ini akan sangat terkait dengan program transformasi digital yang telah dicanangkan oleh Pak Jokowi, dan kemudian eksekusinya dilaksanakan oleh Kementerian Kominfo,” ujarnya dalam Launching Hasil Survei Pengguna Internet Indonesia 2019-2020 (Q2), dari Jakarta, Senin (09/11/2020).

    Sebagai eksekutor transformasi digital, Dirjen PPI menyatakan Kementeriaan Kominfo telah menyiapkan berbagai program, termasuk akses internet yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia. sehingga pada 2021 nanti sudah akan mulai membangun di berbagai daerah yang selama ini dianggap blank spot. 

    Menurut Dirjen Ramli, survei APJII juga mendukung upaya transformasi digital di mana saat terjadi pandemi Covid-19 terjadi perubahan pola yang sangat signifikan secara digital. 

    “Yang tadinya buming itu luar biasa di medsos dan over the top, tapi saat pandemi ini kemudian ada pergeseran yang sangat signifikan ke bidang pendidikan seperti Work From Home, Fleksibel Working Space, dan conference,” ujarnya.

    Perubahan Multi Sektor

    Mencermati hasil survei APJII, Dirjen PPI Kementerian Kominfo menuli ada perubahan sangat signifikan juga terkait dengan online shop dan di bidang kesehatan. “Online shop itu sempat naik sampai 400% ketika bulan kedua kita mengalami pandemi, dan juga kegiatan-kegiatan yang terkait dengan government itu juga banyak dilakukan dengan converence, bahkan rapat-rapat kami dengan beberapa Menko, rapat terbatas dan lain-lain juga seringkali dilakukan dengan online,” jelasnya

    Tidak saja itu, hal yang juga menarik terkait dengan pengguna internet selama pandemi Covid-19, usia 6 tahun ke atas sudah mulai ikut menjadi user internet. Sebab, rata-rata usia Sekolah Dasar (SD) melakukan home schooling.

    “Bahkan usia sekolah dibawah SD pun seperti play group juga aktif melalukan home schooling, ini menjadi tantangan kita kedepan,” ungkap DItjen Ramli.

    Menurut Dirjen PPI Kominfo, survei ekosistem dan realitas APJII ini penting di sisi pembaharuan data. Adapun data yang diberikan APJII dianggap sebagai informasi faktual tentang pengguna, penetrasi, coverage, quality of service dan akses internet itu sendiri.

    “Jadi kalau coverage dan Qos (Quality of Service) memang menjadi bagian dari Direktorat Pengendalian kami untuk mengukurnya, tetapi kami yakin kalau ada peningkatan jumlah pengguna internet berarti coverage-nya juga akan menjadi bagian penting,” jelasnya.

    Menurut Dirjen Ramli, hasil survei APJII juga dinilai akan menjadi potret implementasi policy (kebijakan) dan regulasi saat ini. 

    “Jadi kalau ada peningkatan berarti pasti ada variabel-variabel pendukung yang membuat dia meningkat, apakah coverage-nya makin luas, apakah pengguna segmennya makin lebar misalnya faktor usia yang lebih muda dan lain-lain,”  ujarnya.

    Hasil survey yang dilakukan APJII akan menjadi catatan penting bagi Kementerian Kominfo karena berguna untuk rencana kebijakan dan regulasi kedepan, “Kami berterima kasih kepada APJII yang secara rutin melakukan survei ini, karena angka-angka survei itu menjadi penting untuk kita semua,” pungkasnya.

    Hasil Survei APJII

    Sekretaris Jenderal APJII Henri Kasyfi Soemartono menjelaskan hasil utama dari survei Pengguna Internet Indonesia 2019-2020. “Saat ini penetrasi pengguna internet Indonesia berjumlah 73,7 persen, naik dari 64,8 persen dari tahun 2018,” ujarnya.

    Menurut Sekjen APJII, jika digabungkan dengan angka dari proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) maka populasi  Indonesia tahun 2019 berjumah 266.911.900 juta, sehingga pengguna internet Indonesia diperkirakan sebanyak 196,7  juta pengguna. 

    Jumlah tersebut naik dari 171 juta di tahun 2019 dengan penetrasi 73,7 persen atau naik sekitar 8,9 persen atau sekitar 25,5 juta pengguna, “Kalau di tahun lalu kita naik 21 juta dan tahun ini naik kita 25,5 juta,” ujarnya.

    Hasil survei bisa diakses di tautan ini 

    Berita Terkait

    Sekjen Kominfo: Dua Fokus Transformasi Digital

    Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Mira Tayyiba mengatakan pembangunan infrastruktur untuk transformasi digital dia Selengkapnya

    Menkominfo: Peringatan secara Virtual Cermin Semangat Transformatif

    Perayaan Natal Nasional 2020 mengabungkan pertemuan langsung dengan protokol kesehatan yang ketat dan tayangan ibadah secara virtual. Menter Selengkapnya

    Apresiasi Menkominfo untuk Kolaborasi dalam Akselerasi Transformasi Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengapresiasi kerja keras dan kolaboratif seluruh mitra kerja dalam melakukan akselerasi Selengkapnya

    Akselerasi Internet untuk Fasyankes dan Pencegahan Stunting pada Anak

    Guna penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi d Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA