FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    07 11-2020

    9968

    Kembangkan Desa Digital Untuk Gerakkan Ekonomi Masyarakat Desa

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    - (jabar.antaranews.com)

    Jakarta, Kominfo – Pengembangan desa digital dilakukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa, melalui pemberdayaan masyarakat desa yang dapat memberikan manfaat ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus meningkatkan percepatan akses dan pembangunan infrastruktur digital untuk melayani publik secara cepat dan efisien.

    “Pemberdayaan harus disesuaikan dengan potensi SDM dan SDA desa, unsur kearifan lokal, karakteristik budaya masyarakatnya, serta memanfaatkan teknologi digital,” ujar Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada Webinar Desa Digital 2020, Sabtu (07/11/2020).

    Dalam webinar yang bertajuk “Desa Digital Tol Langit” itu, Wapres menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informasi, seperti penyediaan jaringan, perangkat, aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk, termasuk pendampingan yang tepat bagi masyarakat desa, mutlak diperlukan dalam pembangunan desa digital.

    “Upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur telekomunikasi dan informasi adalah dengan menyediakan kualitas layanan internet cepat bagi 514 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia, melalui Tol Langit,” terangnya.

    Lebih jauh, Wapres menjelaskan bahwa Tol Langit diwujudkan melalui Proyek Strategis Nasional, dengan membangun jaringan backbone fiber optic Palapa Ring yang saat ini telah beroperasi penuh, dan Proyek Satelit Multifungsi Pemerintah atau Satelit Republik Indonesia (SATRIA) yang ditargetkan selesai akhir tahun 2023.

    Untuk itu, lanjutnya, pengembangan desa digital diharapkan dapat lebih optimal dengan adanya dukungan penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan informasi berupa “Tol Langit” ini.

    “Dengan dibangunnya Tol Langit diharapkan dapat mewujudkan pemerataan layanan telekomunikasi dan informasi, guna mendukung pengembangan desa digital,” ungkapnya.

    Sebelumnya Ketua Umum Yayasan Dewa Dewi Dedi Heidy M Hidayat menyampaikan bahwa tol langit dalam fungsi dan perannya membantu dunia pendidikan di Indonesia terutama dimasa pandemi dan masa depan pendidikan era digital, tol langit hadir membentuk sinergi antar sekolah, pesantren, guru, murid, santri dan orang tua dalam satu wadah pendidikan online berbasis virtual reality (VR).

    “Tol langit berfungsi sebagai media komunikasi sharing knowledge dan yang paling penting adalah sebagai media Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan membantu para murid dan santri lulus sekolah siap bekerja”

    Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan dalam sambutannya mendukung baik program Dewa Dewi Dedi, dimana dengan melihat protensi Garut saat ini terdapat 421 desa dan 21 kelurahan serta 600 pesantren, dari jumlah tersebut terdapat sekitar 31 pesantren yang memiliki kapasitas santri lebih dari 600 orang. Selain itu jumlah lulusan SMA/MAN/SMK setiap tahunnya mencapai 28 ribu orang dimana dari jumlah tersebut hanya sekitar 6 ribu orang yang melanjutkan jenjang ke perguruan tinggi, sehingga dengan program Dewa Dewi Dedi dapat mengurangi pengangguran dan selaras dengan program yang dikembangkan oleh Kabupaten Garut yang didukung penuh oleh Pemerintah Pusat.

    “Kabupaten Garut telah melakukan langkah kongkrit dengan terbentuknya 50 desa unggulan untuk desa wisata, untuk desa industri dengan core bisnis pariwisata dan pertanian yang didukung oleh kelautan, industri dan mitigasi bencana, dan terkait dengan desa digital ditahun 2022 Pemerintah Kabupaten Garut seluruhnya akan berbasis elektronik”.

    Hadir dalam acara tersebut Direktur Penegakan Hukum Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Polisi Eddy Hartono mewakili Kepala BNPT, Bupati Garut Rudy Gunawan, Ketua Umum Yayasan Dewa Dewi Dedi Indonesia Heidy M Hidayat, Perwakilan dari Pesantren di Garut dan Pembina Yayasan Dewa Dewi Dedi, Siti Mamduhah Ma’ruf Amin.

    Turut mendampingi Wapres Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi, Masduki Baidlowi dan Staf Khusus Wapres, Bambang Widianto 

    Berita Terkait

    Sistem GovTech Dipastikan Mudah Digunakan Masyarakat Tanpa Rumit

    Menteri BUMN mengatakan bahwa, kerja sama antar kementerian dan lembaga sangat penting dalam menjalan percepatan transformasi digital dengan Selengkapnya

    Intensifkan Pemberantasan Judi Daring, Pemerintah Bentuk Satgas Khusus

    Menkominfo juga mengungkapkan bahwa selama periode 17 Juli 2023 hingga 21 Mei 2024, pemerintah telah berhasil menurunkan 1.904.246 konten ju Selengkapnya

    Wapres Minta Pekan Ekonomi dan Keuangan Syariah Menjadi Agenda Nasional

    Wapres menyampaikan apresiasinya kepada KNEKS, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, dan seluruh pihak yang telah mendukung pe Selengkapnya

    Wapres Ajak Umat Islam Bangkitkan Ekonomi Syariah

    Ekonomi syariah dibangun untuk mendorong dan memberdayakan masyarakat. Hal ini dikarenakan dewasa ini, umat Islam cenderung tertinggal di bi Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA