FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 10-2020

    357

    Ancaman Bongkar Isi CCTV Tak Ditulis Media? Itu Disinformasi!

    Kategori Berita Kominfo | doni003

    Jakarta, Kominfo – Sebuah konten di media sosial Facebook beredar dengan arasi yang menyebutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

    Narasi dalam konten itu disampaikan Anies akan membongkar CCTV saat kerusuhan demonstrasi menolak UU Ciptaker, namun tak ditulis media. Ancaman itu, konon, disampaikan ketika Anies menjenguk pelajar yang ditahan akibat kerusuhan menolak UU Ciptaker.

    Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta bahwa konten itu keliru. Dari Medcom.id, disebutkan Anies hanya mempersilakan Polisi membongkar CCTV untuk mengungkap perusuh saat demonstrasi terjadi.

    Berikut laporan isu hoaks dan  disinformasi yang telah diidentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo, Jumat (30/10/2020):

    1. Ancaman Anies ke Kapolda Metro Bongkar CCTV, Tak Ditulis Media
    2. Video Penampakan Puluhan Sapi Hanyut Tersapu Banjir Bandang di Jember
    3. Video Tawuran Dua Kelompok Remaja di Bangsal, Mojokerto
    4. Kader PDIP Solid karena Minum Air Cucian Kaki Megawati
    5. Foto Imbauan Dari BRI Untuk Penerima Bantuan BPUM

    Berita Terkait

    Bantuan IVIG Gratis Khusus Nakes, Awas Disinformasi!

    Bereda pesan berantai di aplikasi pesan instan WhatsApp mengenai Program Bantuan Gratis Intravenous Imunoglobulin (IVIG) bagi tenaga keseha Selengkapnya

    Indonesia Tak Bisa Gugat Jika Vaksin Bermasalah, Itu Disinformasi!

    Di media sosial Facebook, beredar konten unggahan tangkapan layar artikel berita mengenai Indonesia tidak dapat menggugat secara hukum, jika Selengkapnya

    Bank Indonesia Dilockdown? Itu Hoaks!

    Di media sosial beredar informasi mengenai The Bank for International Settlemens (BIS) yang berpusat di Basel, Swiss telah melakukan lockdow Selengkapnya

    Pemerintah Hapus Sanksi Pidana Penolak Vaksinasi, Itu Disinformasi!

    Sebuah tangkapan layar berisi narasi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menghapus sanksi pidana bagi penolak Vaks Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA