FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 10-2020

    535

    Karena Omnibus Law, Pabrik Nissan Tutup? Awas Disinformasi!

    Kategori Berita Kementerian | doni003

    Jakarta, Kominfo – Beredar informasi di media sosial Twitter mengenai pengumuman produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan melakukan penutupan produksi di Indonesia pada bulan Maret 2021 mendatang.

    Dalam konten unggahan itu, disertai narasi "Pabrik Mobil Nissan umumkan tutup usahanya bulan Maret 2021. Lho. Sudah dibuatkan Undang Undang Omnibus Law kok malah TUTUP alias KABUR ke Thailand ? Emang UU itu tidak ampuh, tho..? Oala biyung...biyung...Komen dilarang kalap...".

    Hasil penelusuran fakta oleh Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika klaim pabrik otomotif Nissan ditutup karena Omnibus Law adalah salah.

    Dalam artikel Merdeka.com berjudul "Confirm, Nissan Tutup Pabrik Indonesia demi Profit Lebih Besar" pada 29 Mei 2020, dijelaskan bahwa penutupan pabrik Nissan tidak ada kaitannya dengan UU Omnibus Law.

    Makoto Uchida, CEO Nissan Motor Company, mengkonfirmasi rencana perusahaan menutup pabrik di Spanyol dan Indonesia.  “Rencana ini ingin mendorong utilisasi pabrik di atas 80 persen dan membuat operasional perusahaan lebih profit, seperti dalam keterangan pers Nissan di Tokyo,” ungkap Makota Uchida  kepada Asia.Nikkei.com pada akhir April 2020.

    Berikut lapporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi oleh TimAIS Kementerian Kominfo, Rabu (28/10/2020):

    1. Foto Winstar Mendapat Penghargaan Tingkat Nasional untuk Kategori Bupati Balekos Terbaik
    2. Pabrik Mobil Nissan Ditutup karena Ada UU Omnibus Law
    3. Nama Jalan Presiden Jokowi di Abu Dhabi Berkat Jasa Habib Rizieq
    4. Akun Facebook Mengatasnamakan KH Mohammad Zuhri Zainy, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid
    5. Berita Abu Janda Hari ini dalam Keadaan Koma

    Berita Terkait

    Wawancara Online Rekrutmen Minta Video Bagian Tubuh, Awas Hoaks!

    Sebuah akun instagram yang mengatasnamakan Recruitment PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menyebarkan direct message ke sejumlah akun lain. Da Selengkapnya

    48 Orang Tewas Akibat Suntik Vaksin Covid-19? Awas Disinformasi!

    Beredar konten di media sosial Facebook mengenai adanya 48 warga Korea Selatan meninggal setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Konten itu dis Selengkapnya

    Tak Pakai Masker SNI, Kena Denda dan Penjara? Awas Disinformasi!

    Beredar di media sosial Facebook, tangkapan layar dari salah satu situs berita berjudul "Tak Boleh Sembarangan, Pemerintah Mulai Hari Ini An Selengkapnya

    WHO Sebut Covid-19 Tidak Lebih Bahaya dari Flu Musiman? Awas Disinformasi!

    Salah satu akun Facebook mengunggah konten berisi klaim WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yang menyebut Covid-19 tidak lebih berbahaya dari f Selengkapnya