FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    26 10-2020

    303

    Tak Pakai Masker SNI, Kena Denda dan Penjara? Awas Disinformasi!

    Kategori Berita Kementerian | doni003

    Jakarta, Kominfo – Beredar di media sosial Facebook, tangkapan layar dari salah satu situs berita berjudul "Tak Boleh Sembarangan, Pemerintah Mulai Hari Ini Anjurkan Pakai Masker Ber-SNI".

    Konten unggahan itu menambahkan narasi  yang mengklaim jika memakai masker tak ber-SNI maka akan di denda dan di penjara.

    Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta bahwa  klaim itu tidak benar.

    Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kementerian Perindustrian, Elis Masitoh memberikan penjelasan penerapan SNI masker dari kain masih bersifat sukarela.

    "Kami sampaikan kembali bahwa tujuan penetapan SNI ini adalah sebagai pedoman bagi industri dalam negeri untuk memproduksi masker kain dengan spesifikasi atau parameter yang ada di dalam SNI 8914:2020 tersebut, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19 dengan lebih baik dan lebih aman digunakan masyarakat," ujarnya.

    Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Senin (26/10/2020):

    1. Memakai Masker Tak Ber-SNI Bakal Didenda dan Dipenjara
    2. Klaim Aliansi Dokter Dunia soal Covid-19
    3. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) : Masker Tidak Diperlukan karena Covid-19 Tidak Menyebar melalui Udara.
    4. Papua Resmi Memisahkan Diri dari NKRI
    5. Zombie adalah Nama Pahlawan Islam dari Brasil
    6. Pesan WhatsApp Mengatasnamakan Sekjen Kemenkes Oscar Primadi
    7. Surat Permohonan Bantuan Dana Pengamanan Pelaksanaan Pilkada Mengatasnamakan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi

    Berita Terkait

    Dirjen PPI: Survei Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia Bagian Penting dari Transformasi Digital

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menilai, hasil survei yang disel Selengkapnya

    48 Orang Tewas Akibat Suntik Vaksin Covid-19? Awas Disinformasi!

    Beredar konten di media sosial Facebook mengenai adanya 48 warga Korea Selatan meninggal setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Konten itu dis Selengkapnya

    Ancaman Bongkar Isi CCTV Tak Ditulis Media? Itu Disinformasi!

    Sebuah konten di media sosial Facebook beredar dengan arasi yang menyebutkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam Kapolda Metro Jay Selengkapnya

    Karena Omnibus Law, Pabrik Nissan Tutup? Awas Disinformasi!

    Beredar informasi di media sosial Twitter mengenai pengumuman produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan melakukan penutupan produk Selengkapnya