FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 09-2020

    124

    Pemerintah Dorong Inisiatif Pemda Sediakan Fasilitas Kesehatan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Kediri, Kominfo - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong pemerintah daerah untuk melakukan inisiatif dalam penyediaan fasilitas kesehatan dalam penanganan Covid-19.

    "Saya kira daerah harus inisiatif kalau memang fasilitas yang turun dari pemerintah pusat belum memadai sebaiknya ada upaya-upaya sendiri dari pihak daerah," ujarnya Muhadjir ketika melakukan kunjungan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kediri, Sabtu (19/09/2020).

    Menko Muhadjir menjelaskan, peninjauan kali ini dilakuan untuk mengecek ketersedian fasilitas penanganan Covid-19 di RSUD Kabupaten Kediri. Menko PMK melihat fasilitas penanganan Covid-19 yang tersedia, yaitu mesin Polymerase Chain Reaction (PCR), dan laboratorium uji spesimen PCR. 

    "Yang tadi saya lihat di sini adalah fasilitas yang harus dipenuhi oleh RS rujukan. Salah satunya yang harus dipenuhi adalah laboratorium PCR untuk menguji spesimen dari penderita Covid-19," ujar 

    Lebih lanjut, Menko Muhadjir mendapatkan laporan dari pihak RSUD bahwa ketersediaan alat tes PCR dan perangkat tes sekali pakai yang dikirimkan dari pusat belum cukup memadai. Pihak RSUD mensiasatinya dengan melakukan pengadaan sendiri. 

    "Hal yang dilakukan RSUD Kediri bukanlah masalah asalkan dengan pertanggungjawaban dalam pengadaannya. Justru itu menurut saya suatu terobosan," ungkapnya mengapresiasi. 

    Bahkan Menko PMK mendorong pembelian perangat PCR yang memiliki kapasitas lebih besar. "Saya sangat mendukung, terutama pembelian peralatan baru, PCR baru yang kapasitasnya lebih besar, dan juga bahan habis pakai yang diperlukan agar lebih tersedia," imbuhnya.

    Meskipun belum cukup memadai, menurut Menko Muhadjir, keberadaan alat tes PCR di RSUD Kediri sudah sangat membantu dalam pengetesan. "Dengan adanya PCR yang sekarang itu, Kabupaten Kediri tidak perlu mengirim sample ke Surabaya, tapi cukup di sini. Tapi kapasitasnya di sini itu belum memadai," ujarnya.

    Menko PMK  mengatakan, laporan yang dia terima berupa kekurangan alat-alat pendukung penanganan Covid-19, serta mesin PCR akan dibawa ke Jakarta dan menjadi bahan masukkan bagi Pemerintah Pusat dalam penanganan Covid-19.

    Sebelumnya, Menko PMK juga berkunjung RSU Muhammadiyah Surya Melati, Kecamatan Kandat, Jawa Timur. Kunjungan juga dilakukan untuk mengecek fasilitas kesehatan yang ada. Muhadjir mendapatkan laporan masih banyak kekurangan fasilitas kesehatan oleh karena itu ia akan membawa laporan tersebut ke pusat untuk segera ditindaklanjuti.

    Berita Terkait

    Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

    Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar peningkatan laju penularan pandemi tidak terjadi selepas masa libur tersebut. Selengkapnya

    Pemerintah Pacu Aktivitas Industri Tanpa Abaikan Protokol Kesehatan

    Pandemi Covid-19 membawa dampak yang signifikan terhadap aktivitas sektor industri di Indonesia. Imbas itu antara lain penundaan kontrak dan Selengkapnya

    Perlu Dukungan Positif Masyarakat Sukseskan Program Vaksin Covid-19

    Sebagai upaya pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pemerintah melakukan program vaksinasi, baik yang didatangkan dari Selengkapnya

    UU Cipta Kerja Momentum Kebangkitan Usaha Bidang Kesehatan

    Undang-Undang Cipta Kerja yang belum lama disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih menuai pro dan kontra. Masyarakat awam serta sej Selengkapnya