FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 09-2020

    256

    Miliki banyak Potensi, Pemerintah Kembangkan Industri Ramah Energi

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo -  “Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar, dengan sumber daya alam dan budaya yang beragam. Berdasarkan data Bloomberg, Indonesia memiliki empat dari tujuh komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan baterai lithium, yaitu tembaga, aluminium, nikel dan kobalt,” jelas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Global Manufacturing and Industrial 2020 Virtual Summit dari Jakrta, Sabtu (05/09/2020).

    Dalam GMIS 2020 yang dilaksanakan oleh Uni Emirat Arab dan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dan dihadiri oleh lebih dari 3.000 negara secara virtual, Menko Luhut memaparkan strategi diversifikasi ekonomi Indonesia, dengan berfokus pada pengembangan industri logam.

    “Fokus kami saat ini adalah mempertahankan tren positif terkait ekspor besi dan baja yang telah mencapai 7,4 triliun USD pada tahun 2019, serta meningkatkan investasi pada industri logam hilir,” ujarnya.

    Melanjutkan, Kemenko Marves juga bertekad untuk terus membangun sumber daya manusia, dengan menyediakan berbagai sekolah kejuruan teknologi di berbagai daerah.

    Selain berbicara tentang pengembangan industri logam, Menko Luhut juga menekankan komitmen pemerintah Indonesia terhadap Paris Agreement, dengan mengedepankan langkah-langkah investasi yang ramah lingkungan.

    “Selain bermanfaat bagi lingkungan penetapan zona industri khusus ini akan mempermudah investor untuk mengoperasikan pembangkit tenaga listrik, sehingga mengurangi biaya produksi,” papar Menko Luhut.

    Sembari menutup pemaparannya, Menko Luhut mengajak para negara GMIS 2020 untuk mendukung pengembangan dan pembangunan Industri Logam Hilir dan Energi Terbarukan dengan berinvestasi di Indonesia, terutama melalui Sovereign Wealth Fund, salah satu inisiatif pemerintah Indonesia untuk mempermudah investasi.

    Berita Terkait

    Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

    Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar peningkatan laju penularan pandemi tidak terjadi selepas masa libur tersebut. Selengkapnya

    Menperin Optimistis UU Cipta Kerja Wujudkan Reindustrialisasi

    Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dinilai akan mampu mendorong reindustrialisasi di Indonesia. Melalui penerapan omnibus law tersebut, Selengkapnya

    Tingkatkan Daya Tarik, Lembaga Keuangan Syariah Perlu Kembangkan Produk Ramah Pasar

    Indonesia dengan jumlah penduduk mayoritas muslim, mempunyai potensi besar dalam mengembangkan produk dan keuangan syariah, tidak hanya untu Selengkapnya

    Pemerintah Pacu Aktivitas Industri Tanpa Abaikan Protokol Kesehatan

    Pandemi Covid-19 membawa dampak yang signifikan terhadap aktivitas sektor industri di Indonesia. Imbas itu antara lain penundaan kontrak dan Selengkapnya