FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 08-2020

    398

    Dirjen PPI: Jabatan Fungsional Istimewa dan Penuh Tantangan

    Kategori Berita Kementerian | Yusuf
    Dirjen PPI Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli dalam Pelantikan Tahap Kedua dalam Penyetaraan Jabatan Administrator dan Pengawas Ditjen PPI di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (19/08/2020). - (AYH)

    Jakarta, Kominfo - Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menyatakan peralihan jabatan dari administratif menjadi fungsional memiliki keistimewaan dan tantangan tersendiri.

    “Jabatan fungsional menjadi hal yang istimewa karena penuh tantangan, tetapi negara menjamin take home pay tidak mengalami perubahan, Artinya sama saja, jabatan fungsional bukan sesuatu yang baru,” tuturnya dalam Pelantikan Tahap Kedua dalam Penyetaraan Jabatan Administrator dan Pengawas Ditjen PPI di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (19/08/2020).

    Menurut Dirjen Ramli, dengan dibacakannya surat Keputusan Menteri Kominfo No. 576 s.d 614 tahun 2020 ini, mempertegas bahwa untuk jenjang karir fungsional menjadi lebih luas.

    “Bagi mereka yang beralih ke fungsional hari ini, sesuai aturan nanti bisa dilihat masa pensiunnya sudah menjadi 60 tahun. Tentunya, ini menjadi suatu anugerah,” tuturnya.

    Di hadapan pejabat yang dilantik, Dirjen Ramli menyatakan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Dirjen terkait dengan penetapan Koordinator.  “Jadi, yang tadinya menjabat Kabag Hukum langsung menjadi Koordinator Bidang Hukum,” ujarnya.

    Dirjen Ramli menuturkan, peralihan jabatan tersebut mengikuti kebijakan dari Presiden Joko Widodo mengenai penyederhanaan eselonisasi birokrasi menjadi dua level, yaitu eselon 1 dan 2. "Sisanya, diganti dengan jabatan fungsional yang lebih menghargai keahlian dan kompetensi," ungkapnya.

    Dengan pola kerja seperti itu, jabatan fungsional akan dengan cepat bisa memenuhi syarat untuk masuk ke pimpinan tinggi baik pratama maupun madya. "Dari sisi pekerjaan peralihan jabatan ini turut memberikan benefit dan insentif tugas dalam bentuk yang lebih leluasa," jelasnya.

    Hadir dalam pelantikan itu antara lain Sesditjen PPI Wayan Tony S, Direktur Pos Ikhsan Baidirus, Direktur Penyiaran Geryantika, Plt. Direktur Pita Lebar Marvels Situmorang dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika. (hm.ys)

    Berita Terkait

    Dirjen IKP: Mahasiswa Jadi Mata-Telinga dalam Pemilihan Serentak 2020

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai mahasiswa memiliki peran penting dalam pelaksanaan Pemilihan Serentak 2020. Menurut Direktur Selengkapnya

    Dirjen PPI: Migrasi TV Analog ke Digital Hemat Penggunaan Spektrum Frekuensi

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli mengatakan, masyarakat mendapatk Selengkapnya

    Dirjen PPI: Survei Penetrasi Pengguna Internet di Indonesia Bagian Penting dari Transformasi Digital

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli menilai, hasil survei yang disel Selengkapnya

    Data Radio Nelayan untuk Tekan Gangguan SFR

    Pendataan alat perangkat komunikasi radio pada kapal nelayan harus dilakukan guna mendorong dan meningkatkan kesadaran nelayan dalam penggun Selengkapnya