FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 08-2020

    111

    Jabat Tangan tidak Menularkan Virus Corona? Itu Disinformasi!

    Kategori Berita Kementerian | srii003

    Jakarta, Kominfo – Di media sosial facebook beredar narasi yang menyebutkan bahwa berjabat tangan tidak dapat menularkan Virus Corona. Dilansir dari medcom.id, klaim yang menyebutkan bahwa berjabat tangan tidak dapat menularkan Virus Corona adalah keliru.

    Faktanya, sejumlah ahli menghimbau semua pihak untuk menghindari berjabat tangan sebab berjabat tangan menjadi salah satu faktor penting terkait penularan Covid-19.

    Health Chief Pune Municipal Corporation (PMC) Ramchandra Hankare mengimbau semua orang untuk tidak berjabat tangan. Pasalnya berjabat tangan menjadi salah satu faktor penting terkait penularan covid-19.

    "Ketika ingin menyapa orang lain, bisa melakukan seperti pose Namaste (gerakan mengatupkan kedua tangan). Dengan melakukan hal tersebut, tangan akan tetap higienis dan dapat mencegah penularan kuman dari satu orang ke orang lainnya," kata Ramchandra seperti dilansir Medcom.id, Senin 2 Maret 2020.

    Pakar penyakit menular dari Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci juga mengimbau masyarakat agar mengakhiri tradisi berjabat tangan. Kendati pada saatnya nanti, pandemi covid-19 dinyatakan berakhir.

    "Jujur, di masa yang akan datang rasanya kita harus berhenti berjabat tangan lagi. Lupakan saja jabat tangan, kita harus menghentikan kebiasaan itu,” kata Fauci seperti dikutip Republika dari ABC NEWS, Jumat (10/04/ 2020).

    Fauci  juga menjelaskan, langkah mengakhiri kebiasaan berjabat tangan tidak hanya mencegah penularan covid-19. Tapi juga memangkas risiko tertular virus influenza secara drastis.

    Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, mengingatkan agar masyarakat menghindari kontak fisik. Misalnya berjabat tangan, berpelukan, salam pipi, dan berbisik-bisik.

    "Ingat, banyak sekali orang yang tanpa gejala yang terkesan sehat, tapi dia membawa virus tersebut," kata Reisa seperti dilansir Kompas.com, Rabu (12/06/2020).

    Berikut daftar lengkap hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (10/08/2020):

    1. Video Animasi Bahaya Virus Corona
    2. Kanada Sudah Bebas dari Pandemi Covid-19
    3. Berjabat Tangan tidak Menularkan Virus Corona
    4. Bom Elektromagnetik Korea Utara
    5. Narasi dalam Poster AHY Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020-2025
    6. Bayi Diculik Makhluk Halus di Pelabuhan Ratu

    Berita Terkait

    Karena Omnibus Law, Pabrik Nissan Tutup? Awas Disinformasi!

    Beredar informasi di media sosial Twitter mengenai pengumuman produsen otomotif multinasional asal Jepang, Nissan melakukan penutupan produk Selengkapnya

    Tak Pakai Masker SNI, Kena Denda dan Penjara? Awas Disinformasi!

    Beredar di media sosial Facebook, tangkapan layar dari salah satu situs berita berjudul "Tak Boleh Sembarangan, Pemerintah Mulai Hari Ini An Selengkapnya

    WHO Sebut Covid-19 Tidak Lebih Bahaya dari Flu Musiman? Awas Disinformasi!

    Salah satu akun Facebook mengunggah konten berisi klaim WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) yang menyebut Covid-19 tidak lebih berbahaya dari f Selengkapnya

    Guru dan Dosen Jadi Kelinci Percobaan Vaksin? Awas Disinformasi!

    Gambar tangkapan layar portal media online dengan judul "Perpres Disiapkan, Guru dan Dosen Bakal Masuk Kelompok Pertama yang Disuntik Vaksin Selengkapnya