FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 07-2020

    287

    Kucing dan Anjing Tak Bisa Tularkan Corona? Itu Disinformasi!

    Kategori Berita Kementerian | srii003

    Jakarta, Kominfo – Beredar konten di media sosial Facebook yang mengutip pernyataan WHO soal kucing dan anjing tidak bisa menularkan Virus Corona. Narasi konten itu menyebutkan pula tidak ada atau belum ada rekam medis bahwa Virus Corona ditularkan ke manusia dari hewan domestik.

    "Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan kucing dan anjing tidak memiliki ACE2 dalam tubuhnya. Itu tidak memungkinkan mereka untuk mengikat covid-19. Sehinga kucing dan anjing tidak mungkin membawa virus corona," tulis terjemahan bebas dari bahasa mandarin dari akun Facebook yang dimiliki warga Hongkong.

    Di Indonesia, konten senada juga beredar dari akun atas nama Aiko Mason. Dalam salah satu unggahan, akun itu menyebut kalau anjing dan kucing tidak mungkin menularkan virus corona.

    Berdasarkan penelusuran Tim AIS Kementerian Komuniakasi dan Informatika, kabar yang menyebut kucing dan anjing tidak bisa menularkan Virus Corona adalah salah.

    Dilansir dari situs berita factcheck.afp.com, AFP menghubungi seorang juru bicara WHO yang tidak disebutkan namanya. Melalui email yang dikirim pada 23 Juli 2020, pihak WHO memberikan bantahan kalau anjing dan kucing tidak bisa menularkan virus corona.

    Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa anjing dapat terinfeksi Canine Coronavirus. Penyakit ini menyebabkan diare, muntah, dan gangguan usus pada anjing. Virus ini menyebar melalui feses, terutama saat anak anjing makan tinja. Anjing juga dapat terinfeksi Virus Corona yang menyerang pernapasan, sehingga membuatnya batuk, bersin, dan mengeluarkan lendir.

    Ada bukti kalau penularan bisa terjadi antarmuka manusia-hewan. Sebab virus menyebar melalui penularan manusia ke manusia. Tidak ada alasan atau pembenaran untuk mengambil tindakan kepada hewan peliharaan," kata sumber WHO itu.

    Juru bicara WHO itu juga mengarahkan AFP ke konfrensi pers yang dilakukan pada 2 Juli 2020. Ketika itu, kepala ilmuan WHO, Dr Soumya Swaminathan punya bukti kalau hewan bisa membawa atau menularkan covid-19.

    "Sudah jelas ada beberapa hewan seperti kucing, musang, bahkan harimau bisa terinfeksi. Namun, masih sangat sedikit bukti kebalikannya," ujar Soumya.

    Berikut daftar lengkap hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Selasa (28/07/2020):

    1. 57 Warga Belian Batam Centre Terjangkit DBD
    2. 68 Karyawan PT Antam Positif Covid-19
    3. Akun Facebook Mengatasnamakan Ketua KPU RI
    4. Potret Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Anies Baswedan Memakai Kebaya dan Sanggul
    5. Dukungan Donald Trump dan Pemimpin-pemimpin Dunia, Jokowi jadi Presiden RI Seumur Hidup
    6. Foto Siswi yang Bunuh Diri karena Tak Punya Ponsel untuk Belajar Daring
    7. Rumah Sakit di Kelapa Gading Penuh Pasien Corona
    8. Ribuan Warga China Masuk Islam karena Virus Corona
    9. Anjing dan Kucing Tidak Bisa Menularkan Virus Corona
    10. Telkomsel Bagi Kuota Gratis 15 GB Saat Pandemi Covid-19
    11. Jokowi Ingin Berjabat Tangan tapi Diabaikan Seorang Pejabat
    12. Foto Nelayan dan Ikan Jumbonya Ini Berasal dari Tahun 1900

    Berita Terkait

    Wisma Atlet Mencekam, Ruangan Penuh Pasien Covid-19? Itu Disinformasi!

    Baru-baru ini beredar sebuah foto yang memperlihatkan tampak luar Wisma Atlet pada malam hari. Semua lampu di kamar-kamar Wisma Atlet menyal Selengkapnya

    Semua Penduduk Indonesia akan Dipajaki? Awas Disinformasi!

    Menyusul rencana kebijakan pemerintah untuk menggabungkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), beredar isu ba Selengkapnya

    Mulai Senin Selama PSBB, Sistem Ganjil Genap Ditiadakan. Awas Disinformasi!

    Selengkapnya

    Razia GDS, Siswa Terjaring Disanksi Semprot Lingkungan? Itu Disinformasi!

    Beredar kabar bahwa Walikota Bogor Bima Arya akan menggelar razia Gerakan Disiplin Siswa (GDS) bersama Satpol PP. Selengkapnya