FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 07-2020

    84

    Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Peluang Indonesia Majukan Penghormatan HAM

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM PBB periode 2020-2022 merupakan tempat Indonesia menunjukan sikap yang konstruktif, untuk majukan penghormatan HAM.

    "Dengan memegang teguh prinsip universality dan non-diskriminasi," ujar  Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Lutfi Rauf dalam FGD membahas “Isu-isu Pokok HAM dan Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM PBB, di Bogor, Kamis (09/07/2020).

    Menurut Lutfi Rauf,  keanggotaan di Dewan HAM juga akan dimanfaatkan untuk pemajuan dan penghormatan HAM nasional dan mendorong penghormatan HAM di kawasan.

    "Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM PBB ini merupakan salah satu bentuk nyata amanat konstitusi, dan penegasan komitmen Indonesia dalam penerapan norma HAM, baik nasional, regional, dan global," ungkapnya.

    FGD diselenggarakan oleh Kedeputian II Bidkoor Pollugri dan diikuti oleh peserta dari K/L terkait, antara lain, Kemlu, Kemdagri, Kemensos, Kemenko PMK, Kementerian Agama, Kemkumham, Kemen PPPA, Kemenkominfo, Kejaksaan dan Bappenas.

    Diskusi menghadirkan empat narasumber yaitu Ketua Komnas HAM, Taufan Damanik; Direktur HAM & Kemanusiaan, Kemlu, Achsanul Habib; Direktur Kerja Sama HAM, Kemkumham, Bambang Iriana Djajaatmadja; dan Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan Kemlu Purnomo Ahmad Chandra.

    Peserta diskusi sepakat bahwa ada agenda pembahasan di Dewan HAM PBB berkorelasi dengan isu HAM yang terjadi di dalam negeri, sehingga perlu disiapkan langkah-langkah yang dapat menyeimbangkan tuntutan publik domestik dan komunitas internasional. 

    Selain itu, disepakati pula, kontribusi aktif semua elemen, baik pemerintah, maupun organisasi kemasyarakatan, serta stakeholders terkait lainnya dalam upaya pemajuan dan pelindungan HAM nasional.

    Peserta diskusi juga sepakat bahwa di kawasan ASEAN, Indonesia masih merupakan negara terdepan dalam pemajuan dan penghormatan HAM, meskipun mempunyai tantangan-tantangan. Oleh karena itu, perlu dipikirkan strategi mendorong pemajuan penghormatan HAM di ASEAN.

    Berita Terkait

    Dorong PBB Perkuat Kerja Sama dalam Penanganan Covid-19

    Seluruh pihak harus bekerja sama dan memastikan bahwa semua negara mendapatkan akses setara terhadap vaksin yang aman dan terjangkau. Selengkapnya

    Tekan Angka Kematian di RS, Pemerintah Siapkan Protokol Standar Perawatan Pasien Covid 19

    Selengkapnya

    Optimasi Program dan Anggaran PC-PEN, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penanganan Covid-19

    Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), sesuai jadwal yang telah ditetapkan, kembali menggelar Rapat Pleno yang Selengkapnya

    DK PBB Sahkan Resolusi Indonesia tentang Penjaga Perdamaian Dunia Perempuan

    Di bawah Presidensi Indonesia, pada 28 Agustus 2020, Dewan Keamanan PBB berhasil mengesahkan secara konsensus Resolusi 2538 (2020) mengenai Selengkapnya