FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 07-2020

    119

    Menkominfo: Butuh Waktu untuk Pendalaman Indikasi Kebocoran Data

    Kategori Berita Kementerian | Irso

    Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan penyelenggara sistem elektronik akan membutuhkan waktu untuk mendalami indikasi dan laporan mengenai dugaan kebocoran data.

    “Hari ini pun saya mendapat banyak informasi terkait dengan data leak salah satu tokoh pegiat sosial politik, tapi yang menyangkut PSE (penyelenggara Sistem Elektronik) itu tentu perlu dilakukan pendalaman oleh tenaga-tenaga ahli yang mendalami secara khusus, dan kerjasama antara lintas kementerian dan lembaga dalam hal ini Kominfo, BSSN dan para ahli,” tuturnya di Jakarta, Senin (06/07/2020).

    Menurut Menteri Johnny, adanya dugaan kebocoran data pribadi di Tokopedia serta platform digital, hal tersebut membutuhkan waktu cukup lama yang saat ini sedang berproses.

    “Sehingga tentu kami dapat memaklumi mengapa Tokopedia belum merilis hasilnya, karena prosesnya sedang berlangsung. Tetapi satu hal yang pasti, kami tentu berharap untuk pemilik data pribadi menjaga benar-benar data pribadinya,” ujarnya.

    Namun demikian, Menteri Kominfo menekankan, data pribadi yang harus diperhatikan khususnya Nomor Induk Kependudukan, Nomor Kartu Keluarga serta menggunakan OTP dengan tidak mudah memberikan informasi yang sangat spesifik tersebut kepada pihak lain. 

    “Karena ini sudah ditanyakan, saya sampaikan mengenai indikasi kebocoran data pelanggan jasa telekomunikasi seluler. Pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi telah diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo Nomor 12 Tahun 2016," jelasnya.

    Oleh karena itu, Menteri Johnny menegaskan bahwa penyelenggara jaringan bergerak seluler selaku badan usaha wajib tunduk pada peraturan perundang-undangan sesuai dengan ketentuan pasal 17 ayat 3 dan ayat 5 Peraturan Menteri Kominfo tersebut, 

    “Penyelenggara jaringan bergerak seluler wajib merahasiakan data dan atau identitas pelanggan, serta wajib memiliki sertifikasi paling rendah ISO 27001 untuk keamanan informasi dalam mengelola data pelanggan,” tegasnya.

    Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kominfo, saat ini seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler sudah memiliki sertifikat ISO 27001. Kementerian Kominfo juga telah meminta kepada penyelenggara jaringan seluler terkait untuk melakukan investigasi internal dan menelusuri apakah telah terjadi pencurian atau kebocoran data pelanggan telekomunikasi.

    “Diharapkan hasil investigasi nanti dapat segera disampaikan, jadi jangan kita mendahului proses yang baru kita minta,” ujar Menteri Johnny.

    Berita Terkait

    Menkominfo: Pemerintah Siapkan Peta Jalan Penerapan Teknologi 5G

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan Pemerintah saat ini tengah menyusun roadmap (peta jalan) Penerapan teknologi j Selengkapnya

    Kominfo: Melek Digital Syarat Masuki Revolusi Industri 4.0

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika, Basuki Yusuf Iskandar mendorong generus Selengkapnya

    Pemerintah Tingkatkan Fasilitasi untuk Akselerasi Transformasi Digital

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menyatakan akselerasi transform Selengkapnya

    Menkominfo: Pers Indonesia Kehilangan Sosok Jakob Oetama

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian wartawan senior sekaligus pendiri Kompas G Selengkapnya