FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    17 06-2020

    2298

    [DISINFORMASI] Scan QR Code untuk Pelacakan Pengunjung Jika Ada yang Positif Covid-19

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan:

    Beredar pesan berantai melalui WhatsApp yang menyebutkan bahwa fungsi dari scan QR Code sebelum memasuki mall adalah untuk melakukan pelacakan pengunjung jika terjadi kasus Covid-19. Sehingga semua pengunjung yang terdaftar masuk mall tersebut menjadi ODP dan dapat dilacak untuk dikarantina. 

    Menanggapi isu tersebut Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Stefanus Ridwan menegaskan pesan berantai yang beredar itu merupakan kabar bohong yang menyesatkan alias hoaks. Ia menghimbau semua pihak untuk tidak menelan mentah-mentah informasi yang keliru dan sekaligus mengingatkan masyarakat untuk senantiasa disiplin agar dapat menekan kasus COVID-19 supaya penyebaran virus tidak meluas lagi. Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat turut membantah jika registrasi dilakukan untuk contact tracking Covid-19. Menurut Ellen, registrasi melalui QR code ini dilakukan untuk memudahkan perhitungan pengunjung sesuai dengan Pergub 51/2020, yakni 50 persen. 

    KATEGORI: DISINFORMASI

    Link Counter :

    https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5056389/pengelola-buka-suara-soal-hoax-wajib-scan-qr-code-masuk-mal

    https://www.liputan6.com/bisnis/read/4279835/viral-wajib-scan-kode-qr-saat-masuk-mal-ini-kata-pengelola

    https://m.merdeka.com/jakarta/scan-barcode-di-mal-jakarta-untuk-hitung-jumlah-pengunjung-bukan-lacak-covid-19.html

     

     

    Berita Terkait

    [DISINFORMASI] Foto Perbaikan Kabel Internet Bawah Laut IndiHome

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Cina Tak Lagi Gunakan Vaksin Sinovac dan Indonesia telah Ditipu

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Pemerintah Rumania Tutup Semua Pusat Vaksin Imbas Penolakan 70 Persen Warga

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Presiden dan Mendagri Telah Mengeluarkan Surat Keputusan untuk Menggantikan Gubernur Anies Baswedan

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA