FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 06-2020

    154

    Pelonggaran PSBB, Dirjen IKP: Masyarakat Perlu Adaptasi!

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Warga mengunjungi obyek wisata Candi Banyunibo di Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (9/6/2020). Dinas Pariwisata DIY berencana menerapkan standar operasional prosedur (SOP) dan protokol kesehatan ketat pada sektor pariwisata dengan mengedepankan konsep bersih, sehat dan aman sebagai tahapan menuju normal baru guna mencegah penularan Covid-19. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Pemerintah telah menerapkan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan menjalankan kenormalan baru (new normal) di beberapa wilayah dengan kriteria ketat. 

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktiyo menyebutkan kenormalan baru adalah membuka seluruh  aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.  

    "Masyarakat diminta untuk melakukan adaptasi perubahan perilaku di masa pelonggaran PSBB. Namun, masyarakat tidak boleh salah mengartikan normal baru dengan menganggap penularan pandemi COVID-19 sudah mereda," tegasnya dalam Pertemuan Daring bertema Peluang dan Tantangan dalam Menghadapi Tatanan Kehidupan Normal Baru, dari Jakarta, Sabtu (13/06/2020).

    Widodo mengatakan, perubahan perilaku kenormalan baru yang diterapkan saat ini berjalan sesuai arahan WHO.   "Tujuan utama tatanan normal baru  adalah perubahan perilaku melalui komunikasi publik yang sistematis dan komprehensif untuk memutus mata rantai COVID-19 terutama dengan memastikan physical distancing. Pesan utamanya adalah disiplin, gotong royong, optimis dan positif," jelasnya. 

    Widodo menegaskan, melakukan aktivitas normal baru dengan mengubah cara perilaku adalah pilihan satu-satunya saat ini selama vaksin COVID-19 belum ditemukan. Masyarakat diminta untuk menjalankan kebiasaan-kebiasaan baru yang sesuai dengan protokol Kesehatan.

    “Tips agar kita tidak terpapar COVID-19;  perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, serta disiplin mengikuti protokol kesehatan,” ujarnya. 


    Berita Terkait

    Dirjen Aptika: Semua Punya Peran Lindungi Data Pribadi

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan meminta semua pihak agar berperan d Selengkapnya

    Subsitusi Impor, Gernas BBI Ajak Masyarakat Gunakan Produk UMKM

    Pemerintah kini menggalakkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Gerakan itu ditargetkan dapat membangkitkan dan menumbuh Selengkapnya

    Dirjen IKP Bicara Strategi Komunikasi Upaya Penurunan Stunting

    Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Widodo Muktiyo mengatakan, strategi komunikasi merupakan salah satu langkah penting pemeri Selengkapnya

    Zona Merah di Semua Wilayah Jakarta? Hoaks!

    Sebuah konten memuat narasi yang menyebutkan bahwa Jakarta sudah masuk ke zona merah. Konten itu menyebar di media sosial dan melalui pesan Selengkapnya