FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 05-2020

    374

    Pandemi Covid-19 Momentum Adaptasi Pendidikan Era 4.0

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Pelajar mengerjakan tugas sekolah yang diberikan guru secara online di rumahnya Muntung, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020). - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Dunia pendidikan menjadi salah satu sektor yang turut terdampak oleh situasi akibat pandemi Covid-19. Mulai pendidikan dasar hingga level perguruan tinggi dituntut mampu beraptasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi internet.

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan semasa pandemi Covid-19 bukan hanya metode pembelajaran yang berubah dari tatap muka menjadi jarak jauh, tetapi juga para dosen harus kreatif dalam mengembangkan konten pembelajaran digital.

    "Kecanggihan teknologi infokom di era i4.0 seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan akses bagi mahasiswa untuk belajar dari manapun mereka berada. Selain itu, kecanggihan teknologi juga harus dapat meningkatkan mutu pembelajaran," ucapnya saat menjadi narasumber Webinar Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (PTMA) via video conference dari Jakarta, Kamis (21/05/2020).

    Muhadjir mengungkap bahwa untuk menghadapi era i4.0, institusi pendidikan khususnya perguruan tinggi perlu menekankan life skill. Begitupun PTMA dapat memanfaatkan momentum kebijakan kampus merdeka.

    "Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan 174 PT harus juga harus memulai resource sharing, utamanya bahan kuliah dari satu PT ke PT lain," tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

    Ia menyebut adaptasi di era i4.0 pada prinsipnya ialah 75% pekerjaan nantinya akan melibatkan kemampuan sains, teknologi, dan matematika, internet of things, serta pembelajaran sepanjang hayat.

    "Situasi pandemi saat ini mesti kita kita jadikan momentum untuk belajar beradaptasi menghadapi era i4.0. Seperti kita tahu, kondisi sekarang kita sudah mulai terbiasa memanfaatkan teknologi sehingga kualitas manusia Indonesia menjadi semakin meningkat," pungkas Muhadjir.

    Pada acara yang diadakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah itu, ia pun menjelaskan sebagai Ketua Dewan Pengarah Gugus Tugas  Nasional Penanganan Covid-19, Menko PMK fokus pada 3 program utama (program Panah Trisula) yakni memastikan kesehatan, pengamanan jaringan sosial, serta penguatan jaringan ekonomi kecil agar tetap bertahan.

    Berita Terkait

    Pandemi Jadi Momentum Pemulihan dan Transformasi Ekonomi

    Pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi pemerintah untuk merumuskan kembali kebijakan transformasi ekonomi nasional. Meskipun dunia usaha ter Selengkapnya

    Gandeng Google, Kemenag Luncurkan Transformasi Digital Pendidikan Madrasah

    Kementerian Agama meluncurkan program transformasi digital pendidikan Madrasah. Program ini dilaksanakan dengan menggandeng raksasa perusaha Selengkapnya

    Satgas Covid-19 Imbau Penerapan Protokol Kesehatan di Perkantoran

    Sejumlah media menyebut adanya kluster pejabat dan juga telah merenggut nyawa para pejabat. Hal itu ditengarai dipicu dari banyaknya kasus p Selengkapnya

    PSBM Tekan Mobilitas Penduduk Zona Merah

    Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dilaksanakan apabila ada kluster atau sekumpulan kasus teridentifikasi pada wilayah-wilaya Selengkapnya