FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    05 04-2020

    307

    Kemenag Imbau Umat Kristen Rayakan Paskah di Rumah

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko memimpin Perayaan Ekaristi Minggu Prapaskah V secara online melalui live streaming Youtube dan disaksikan dari Yogyakarta, Sabtu (28/3/2020). Keuskupan Agung Semarang memperpanjang masa peribadatan secara online hingga akhir April 2020 atau selama ada kebijakan baru terkait pandemi virus Corona, dengan demikian rangkaian ibadah Tri Hari Suci atau pekan suci Paskah juga dilakukan secara online. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Berkenaan dengan pencegahan penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau agar Perayaan Paskah tahun ini digelar di rumah masing-masing.

    “Untuk Perayaan Paskah, Ditjen Bimas Kristen mengimbau kepada Pimpinan Gereja agar dilaksanakan di rumah masing-masing,” terang Direktur Urusan Agama Kristen Janus Pangaribuan di Jakarta, Minggu (05/04/2020).

    Sebagaimana diketahui, Umat Kristen akan merayakan Jumat Agung pada 10 April 2020 dan Perayaan Paskah pada hari Minggu. Jumat Agung memperingati wafatnya Yesus Kristus dan biasanya digelar dengan Pelaksanaan Sakramen Perjamuan Kudus pada Ibadah Jumat Agung, sedangkan Ibadah Minggu Paskah dalam rangka memperingati kebangkitan-Nya.

    Baik Ibadah Jumat Agung maupun Minggu Paskah, umat Kristen biasanya merayakan di gereja mereka masing-masing. Menurutnya, Ditjen Bimas Kristen telah mengirimkan surat imbauan pada 3 April 2020 terkait hal ini kepada Pimpinan Persekutuan Gereja Aras Nasional dan Pimpinan Induk Gereja/Sinode di seluruh Indonesia. “Kami mendorong agar Perjamuan Kudus digelar di rumah, sesuai dengan tata gereja masing-masing,” tuturnya.

    Perjamuan Kudus merupakan salah satu sakramen yang diakui oleh gereja, yaitu bagian yang tidak terpisahkan dari peristiwa kematian Tuhan Yesus Kristus dan Paskah. Dengan Perjamuan Kudus, umat Kristen mengingat akan pengorbanan darah dan tubuh Yesus Kristus.

    Pelayanan Perjamuan Kudus yang dilakukan umat Kristen merupakan bentuk penghayatan akan kasih Tuhan Yesus melalui pengorbanan darah dan tubuh-Nya. “Kalaupun para Pimpinan Induk Organisasi Gereja/Sinode seluruh Indonesia akan menggelar perayaan, kami berharap pelaksanaan Perjamuan Kudus bisa ditunda hingga bencana pandemi Covid-19 selesai, atau dilaksanakan di rumah masing-masing,” pungkasnya. 

    Sumber: https://setkab.go.id/kemenag-imbau-umat-kristen-rayakan-paskah-di-rumah/

    Berita Terkait

    Mendagri: Inovasi Penyaluran Bansos di Banyuwangi Bisa Jadi Contoh

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian mengimbau inovasi teknologi cek bantuan sosial (Bansos) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, d Selengkapnya

    Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Imbau Pelaksanaan Salat Idulfitri di Rumah

    Beberapa hari lagi, seluruh umat Islam di Indonesia akan menyambut Hari Raya Idulfitri. Pada hari istimewa tersebut, umat muslim akan melaks Selengkapnya

    Presiden Tinjau Penyaluran Bansos Tahap Tiga di Johar Baru

    Presiden Joko Widodo meninjau penyaluran paket bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19. Peninjauan kali ini dil Selengkapnya

    Mendag Tinjau Operasi Pasar Gula Pastikan Masyarakat Beli Sesuai HET

    Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto meninjau operasi pasar (OP) untuk memastikan masyarakat dapat membeli gula sesuai Harga Eceran Selengkapnya