FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 03-2020

    260

    Pemerintah Perhatikan Kebutuhan APD bagi Tenaga Medis

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan pasien yang diduga terinfeksi virus Corona (COVID-19) memeriksa tensi darah warga di Banda Aceh, Aceh, Rabu (18/3/2020). Kementerian Kesehatan telah menyiapkan 100 rumah sakit umum di berbagai daerah yang dilengkapi ruang isolasi beserta APD untuk petugas untuk penanganan pasien yang terinfeksi COVID-19. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo- Sarana dan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19 amat diperlukan. APD yang salah satunya berupa masker wajah hingga baju pelindung khusus harus dipastikan tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan para tenaga medis di lapangan. Presiden Joko Widodo, dalam arahan terbarunya, meminta jajaran terkait memastikan ketersediaan APD tersebut untuk memberikan perlindungan maksimal bagi para tenaga medis.

    “Pastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) karena mereka berada di garis terdepan sehingga petugas kesehatan harus terlindung dan tidak terpapar Covid-19,” ujarnya melalui telekonferensi kepada jajaran terkait dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/03/2020).

    Di samping itu, Kepala Negara juga meminta Menteri Keuangan untuk dapat mengalokasikan anggaran bagi pemberian insentif para dokter, perawat, dan jajaran rumah sakit yang bergerak dalam penanganan pasien Covid-19.

    Adapun untuk pemenuhan kebutuhan alat-alat kesehatan seperti masker dan cairan pembersih tangan baik untuk masyarakat maupun tenaga medis, Presiden Joko Widodo meminta agar aktivitas ekspor terhadap komoditas tersebut dihentikan untuk sementara waktu dan mengalihkannya untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.

    “Pastikan stok di dalam negeri cukup dan pastikan ketersediaan bahan-bahan baku untuk memproduksi alat-alat kesehatan yang diperlukan dalam menghadapi situasi ini,” kata Presiden.

    Selain itu, Presiden kembali memastikan bahwa stok barang-barang kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat akan tetap tersedia. Ia meminta jajaran terkait untuk terus menjaga ketersediaan dan memastikan stabilitas harga barang-barang kebutuhan tersebut.

    “Saya kemarin sudah cek di Bulog. Saya melihat stok kita lebih dari cukup. Maret ini banyak daerah juga mulai panen raya, April juga masih ada panen raya, sehingga penyerapan oleh Bulog juga agar diatur,” tandasnya.

    Berita Terkait

    Pemerintah Gratiskan Pelanggan Listrik 450 VA Selama Tiga Bulan Mendatang

    Pelanggan listrik dengan daya 900 VA mendapat keringanan biaya pemakaian sebesar 50 persen Selengkapnya

    Pemerintah Tetapkan Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat

    Covid-19 yang telah menjadi pandemi global dinilai sebagai jenis penyakit berisiko yang menimbulkan kedaruratan kesehatan di tengah masyarak Selengkapnya

    Menteri PANRB Keluarkan SE Imbau ASN Tidak Mudik

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB), Tjahjo Kumolo, mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 36 tahun Selengkapnya

    Pemerintah Telah Periksa 6.500 Orang Terkait Covid-19

    Pemerintah telah memeriksa sebanyak 6.500 orang terkait covid-19. Hasil pemeriksaan tersebut juga menjadi indikator penambahan data kasus po Selengkapnya