FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 02-2020

    272

    Bangun Infrastruktur TIK, Dorong Pertumbuhan e-Commerce

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Manggarai Barat, Kominfo - Guna mendorong pertumbuhan e-commerce, Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya membangun komponen-komponen vital dalam pengembangan e-commerce, seperti pembangunan infrastruktur Palapa Ring yang sudah selesai dibangun 100% dari Sabang sampai Merauke.

    Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komuniaksi dan Informatika, Septriana Tangkari meyakini, kehadiran teknologi saat ini sangat berkontribusi besar terhadap perubahan aktivitas ekonomi, bahkan pengaruhnya terhadap ekonomi secara makro sangat signifikan.

    "Ekonomi berbasis digital (e-commerce) mempunyai potensi ekonomi yang tinggi dan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional," ungkapnya dalam acara Digitalk: Pasar Digital Lokal Raih Peluang Global, di Politeknik ElBajo Labuan Bajo Manggarai Barat, Rabu (19/02/2020).

    Dengan populasi sebesar 264,16 juta jiwa, Indonesia memiliki lebih dari 64,8% atau 171,17 juta pengguna internet. Fakta ini menunjukkan Indonesia telah menjadi sebuah negara yang memiliki fondasi kuat untuk pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Menurut Direktur Seprtiana, Presiden Joko Widodo sendiri telah menargetkan Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Di tahun ini, transaksi e-commerce di Indonesia ditargetkan mencapai US$130 miliar. Inilah yang kita kenal dengan visi ekonomi 2020 yaitu Indonesia sebagai “The Digital Energy of Asia”.

    "Untuk Wilayah Bali dan Nusa Tenggara sebanyak (5%) kontribusi pengguna internet tertinggi ketiga setelah Jawa (55%) dan Sumatera (21%). Selain membangun infrastruktur dan mengembangkan ekosistem digital, Kementerian Kominfo juga melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pemanfaatan e-commerce, salah satunya seperti acara pagi ini," katanya

    Mengutip Laporan Google dan Temasek berjudul Economy SEA 2018, Septriana menunjukkan bahwa sektor e-commerce di Indonesia mendapatkan GMV (gross merchandise value) sebesar 12,2 miliar dolar AS atau setara Rp 176 triliun pada 2018. Bahkan, e-Commerce Indonesia menyumbang 1 dolar AS dari setiap 2 dolar AS yang dibelanjakan di Asia Tenggara. Artinya, e-commerce Indonesia telah menyumbang 50 persen transaksi belanja online di kawasan tersebut. Nilai ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara.

    "Berdasarkan fakta tersebut, target US$130 sangat mungkin untuk dapat terwujud, tentunya dengan memaksimalkan potensi-potensi yang ada. Salah satu potensi datang dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)," ungkapnya.

    Menurut Lembaga Layanan Pemasaran dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi & UKM pada akhir tahun 2019 kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 62,58 persen dan penyerapan tenaga kerja 96,99 persen, dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit. Dari jumlah tersebut sekitar 9,6 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya.

    Kabupaten Manggarai Barat, kata Septriana, juga memiliki banyak potensi, jumlah Koperasi dan UKM Kab Manggarai Barat sebanyak 4.185 unit. Dengan luas wilayah Kabupaten Manggarai Barat seluas 2.947,5 KM2, dengan jumlah penduduk sebesar 256.491 jiwa. Adapun Jenis-jenis UMKM yang ada di Manggarai Barat diantaranya: kain tenun dan produk pertanian seperti: kopi, jambu mete dan pala.

    "Berjualan online mempunyai banyak sekali keuntungan, di antaranya adalah: kita bisa meraih pangsa pasar yang luas, bahkan hingga internasional, menghemat biaya, tidak perlu memiliki toko serta bisa memperluas potensi pendapatan kita," lanjutnya

    Berbagi Tips

    Dalam acara itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim berbagi tips dalam mengembangkan bisnis e-commerce. "Setelah kita sudah mulai berjualan online, maka langkah berikutnya adalah menjaga agar produk kita semakin laku di pasaran," tuturnya.

    Direktur Septriana juga menyampaikan taktik dalam menjaga produk makin lagi secara online. "Selalu menjaga kualitas produk; menampilkan foto, deskripsi dan narasi produk yang menarik; selalu memberikan respon yang cepat terhadap pelanggan dan memberikan promosi secara berkala," tuturnya.

    Menurut Septriana, Kementerian Kominfo mengharapkan, dengan adanya acara ini akan ada peningkatan pembeli dan penjual yang menggunakan platform online, percaya diri menembus pasar global, perluasan pasar ke mancanegara, sehingga transaksi e-commerce juga meningkat dan memberikan kontribusi yang besar dalam memajukan perekonomian nasional. "Semoga di masa depan kita semua dapat mewujudkan Indonesia sebagai The Digital Energy of Asia," imbuhnya dengan penuh keyakinan.

    Turut hadir pada kegiatan ini Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula; Kepala Dinas Kominfo Mabar Dominikus Damsut; Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab Manggarai Barat, Fransiskus Xaverius Syukur; Direktur Politeknik El Bajo Commodus, Teddy Halaman; praktisi media sosial, serta pelaku UMKM dan mahasiswa Politeknik El Bajo Manggarai Barat.

    Berita Terkait

    Kembangkan Ekosistem Talenta Digital, Dukung Pertumbuhan Startup

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan Indonesia telah dikenal sebagai ladang yang potensial bagi startup untuk berke Selengkapnya

    Percepatan Pelaksanan Anggaran, Sesditjen SDPPI: Dukung Pertumbuhan Ekonomi

    Seluruh satuan kerja (satker) di Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Selengkapnya

    Menkominfo: Infrastruktur Digital Perkecil Disparitas Sosial

    Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Salah satu tujuan percepatan pembangunan itu untuk memper Selengkapnya

    Menkominfo: Pemerintah Terus Bangun Infrastruktur Last Mile

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan pemerintah akan terus membangun infrastruktur telekomunikasi di Indonesia teru Selengkapnya