FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 02-2020

    340

    Waspada Penawaran Perangkat Lunak Trading Forex!

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan  mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penawaran perangkat lunak trading foreign exchange (forex) yang belakangan ini marak diiklankan di berbagai media nasional. 

    “Masyarakat sebaiknya waspada terhadap penawaran yang menggiurkan dari perusahaan penjual produk perangkat lunak tersebut. Selain harus bersikap rasional, masyarakat juga diimbau mempelajari terlebih dahulu jenis-jenis investasi yang aman. Bappebti tegas tidak pernah memberikan izin atau sejenisnya kepada produk perangkat lunak tersebut,” ujar Kepala Bappebti Tjahya Widayanti di Jakarta, Senin (17/02/2020). 

    Dalam praktiknya, terdapat beberapa perusahaan penjual perangkat lunak trading forex yang memfasilitasi pengguna untuk membuka rekening di pialang berjangka yang sudah mendapatkan izin dan diawasi Bappebti. Melalui penawaran yang dilakukan, masyarakat disuguhi berbagai penawaran investasi yang menggiurkan jika menggunakan perangkat lunak tersebut. 

    Perusahaan penjual juga menyampaikan perangkat lunak tersebut dapat menganalisis data transaksi forex beberapa tahun sebelumnya, serta dapat melakukan investasi secara otomatis (auto pilot) dan memberikan keuntungan yang besar tanpa mengganggu kegiatan sehari-hari calon investornya. 

    “Untuk mencegah kerugian di masyarakat, Bappebti kini telah meminta lembaga penyiaran untuk berkoordinasi lebih dahulu sebelum menyiarkan informasi terkait perdagangan berjangka komoditi. Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu mempelajari terlebih dahulu kredibilitas perusahaan dan memastikan aspek legalitas perusahaan sebelum melakukan investasi,” imbuh Sekretaris Bappebti Nusa Eka. 

    Selama tahun 2019, Bappebti telah bersikap tegas dengan membokir ratusan perusahaan yang dianggap melakukan promosi dengan menggunakan domain pialang berjangka ilegal. Selanjutnya, sebagai regulator di bidang perdagangan berjangka komoditi, Bappebti telah mengunggah daftar legalitas pialang berjangka di situs resmi Bappebti. 

    Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Bappebti M. Syist menyampaikan, Bappebti telah mengenalkan kepada masyarakat metode 7P yang dapat dilakukan sebelum melakukan investasi di bidang perdagangan berjangka komoditi.

    “Metode 7P yang perlu dilakukan masyarakat yaitu pelajari latar belakang perusahaan yang menawarkan untuk transaksi, pelajari tata cara transaksi dan penyelesaian perselisihan, pelajari kontrak berjangka komoditi yang diperdagangkan, pantang percaya dengan janji-janji keuntungan yang tinggi, pelajari wakil pialang berjangka yang telah berizin dari Bappebti, pelajari dokumen-dokumen perjanjianya, dan pelajari risiko yang dihadapi,” pungkasnya.

    Berita Terkait

    Pengendalian Informasi Tingkat RT/RW dan Desa Jadi Kunci Pencegahan Covid-19

    Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) yang sekaligus bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- Selengkapnya

    Presiden Instruksikan Langkah Padu Pusat dan Daerah Tangani Covid-19

    Kepala Negara meminta para kepala daerah untuk menghitung betul segala dampak dari kebijakan penanganan Covid-19 yang akan diambil di wilaya Selengkapnya

    Pemerintah Terus Berupaya Tingkatkan Perlindungan WNI di Korea Selatan

    Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul terus berupaya meningkatkan perlindungan kepada 37.034 warga negara Indone Selengkapnya

    Presiden Harapkan Penggunaan Anggaran Provinsi Aceh Bermanfaat untuk Rakyat

    Kepala Negara menyampaikan keinginannya agar anggaran yang dimiliki Provinsi Aceh dapat diprioritaskan untuk berbagai program pengentasan ke Selengkapnya