FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    20 01-2020

    286

    [DISINFORMASI] Boba Tidak Bisa Dicerna dan Masuk Empedu

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan :

    Telah beredar postingan di media sosial dan pesan berantai yang memuat video seorang Dokter yang sedang membelah isi dari empedu manusia yang dinarasikan sebagai boba. Video tersebut disertai dengan himbauan untuk berhati-hati karena boba tidak bisa dicerna dan masuk ke dalam empedu.

    Setelah ditelusuri, ternyata benda yang keluar dari empedu pada video tersebut bukanlah boba, melainkan batu empedu. Dilansir dari health.detik.com, video tersebut bermula dari unggahan akun Instagram @justageneralsurgeon, yang memang diberi caption 'bag of boba'. Namun unggahan tersebut juga disertai tanda pagar yang cukup jelas yakni #gallstones alias batu empedu. Dalam video tersebut, si pemilik akun sebenarnya tengah memamerkan hasil operasi kantung empedu yang dipenuhi kristal-kristal batu empedu. Bagi dokter bedah seperti dirinya, sepertinya itu tampak seperti butiran-butiran boba. Hal yang sama pun ditanggapi oleh Ahli Pencernaan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH yang mengatakan bahwa beliau lebih meyakini gambar yang ditampilkan dalam video tersebut adalah kantung empedu, "Jadi nggak mungkin secara medis, tidak mungkin boba ada di kantung empedu seperti itu. Kalau saya lihat itu batu-batu kecil di kantung empedu."

    KATEGORI: DISINFORMASI

    Link Counter :

    https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4865633/ahli-pencernaan-tak-mungkin-boba-ada-di-kantung-empedu

    https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4865555/viral-disebut-picu-sumbatan-usus-beneran-boba-atau-batu-empedu-sih

     

    Berita Terkait

    [DISINFORMASI] Pasien Positif Corona Kabur dari RSAL Mintohardjo

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Pontianak Akan Berlakukan Karantina Wilayah

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Ikon-ikon Kota yang Unik Ada di Wuhan Cina

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Warga Samarinda Terkapar karena Terjangkit Corona

    Selengkapnya