FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 01-2020

    154

    RI - Armenia Bahas Peningkatan Kerja Sama IT dan Fasilitas Bebas Visa Kunjungan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Abu Dhabi, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengharapkan hubungan sejarah yang cukup lama antara Indonesia dan Armenia perlu didorong menjadi kerjasama yang saling menguntungkan. "Kami meminta agar kerja sama di bidang teknologi informasi (TI) dapat ditingkatkan dan menjadi salah satu prioritas kerja sama kedua negara," ujar Presiden dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Armenia, Armen Sarkissian, di Palace Suites, Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Senin (13/01/2020) pagi.

    Dalam pertemuan itu Presiden telah mendengar bahwa industri teknologi informasi dan perusahaan rintisan berkembang cukup pesat di Armenia. “Industri start-up dan inovasi juga sedang berkembang di Indonesia dan masuk dalam 10 negara dengan jumlah unicorn terbanyak di dunia,” kata Presiden.

    Permintaan tersebut langsung disanggupi Presiden Armenia, Armen Sarkissian. “Tentu saja kami bersedia bekerja sama dengan Indonesia di bidang teknologi informasi. Bahkan pendidikan di kami telah berbasis teknologi informasi,” ujarnya.

    Presiden juga meminta agar Armenia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union). Free Trade Agreement ini sangat penting untuk memanfaatkan pasar besar Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia yang berjumlah sekitar 450 juta. Presiden menyampaikan,  pada Oktober tahun lalu Indonesia dan Komisi Ekonomi Eurasia telah menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) di Jakarta. “Ini langkah awal untuk memulai perundingan free trade agreement tersebut,” ucapnya.

    Sementara untuk meningkatkan hubungan people to people di antara kedua negara, Presiden meminta agar pemerintah Armenia memberikan fasilitas bebas visa bagi warga negara Indonesia. “Indonesia telah memberikan bebas visa untuk rakyat Armenia. Saya meminta pertimbangan agar Armenia juga dapat memberikan bebas visa bagi Indonesia. Saya yakin ini dapat mendekatkan hubungan people to people antara Indonesia dan Armenia,” kata Presiden.

    Menanggapi hal itu, Presiden Sarkissian menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjutinya. “Saya akan segera perintahkan pejabat yang berwenang untuk segera memproses bebas visa ini,” ucap Presiden Sarkissian.

    Dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis.

    Berita Terkait

    Presiden: Sudah Saatnya Perhatikan Ekosistem Flora dan Fauna serta Reboisasi

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini bahwa sekarang saatnya memulai hal-hal yang berkaitan dengan ekosistem satwa, flora-fauna, Selengkapnya

    Tingkatkan Kerja Sama Bilateral, Menlu: Kunjungan Presiden Jadikan RI Mitra bagi Australia

    Pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat menerima Ketua Oposisi serta Ketua Senat dan Ketua Parlemen Australia adalah komitmen kuat Selengkapnya

    PHRI Harus Aktif Berikan Layanan Halal, Berkualitas, dan Higienis kepada Wisatawan

    Pemerintah mendorong peran aktif dan kerja sama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dalam memberikan layanan halal, terutama di Selengkapnya

    Presiden Apresiasi Penanganan Sengketa Hasil Pemilu dan Pilpres Tahun 2019

    Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi atas pencapaian Mahkamah Konstitusi (MK) selama tahun 2019 khususnya dalam menangani sengketa ha Selengkapnya