FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    06 12-2019

    1224

    Tanggapi Masalah TVRI, Menkominfo Harapkan Win-Win Solutions

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kedua kiri), bersama Direktur Penyiaran Kemenkominfo Geryantika Kurnia (kiri), Staf khusus Menteri Philip Gobang (kedua kanan), Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan secara terpisah antara Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dengan Direksi TVRI, di Jakarta, Jumat (6/12/2019). Johnny G Plate mengatakan penyelesaian masalah antara Helmy Yahya dan Dewan Pengawas TVRI perlu diselesaikan secara internal, namun TVRI harus tetap berjalan semestinya sehingga polemik tersebut tidak membuat kebuntuan pada TVRI. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengharapkan polemik yang berlangsung di Televisi Republik Indonesia (TVRI) dapat diselesaikan secara arif.  Hal itu disampaikan Menkominfo saat memberikan keterangan pers menanggapi polemik berkaitan dengan surat pemberhantian Direktur Utama Helmi Yahya oleh Dewan Pengawas TVRI. 

    “Kepada Direksi dan Dewan Dengawas (Dewas), saya tentu berharap atas nama pemerintah, masalah manajemen TVRI diselesaikan secara internal di dalam lingkungan TVRI,” kata Menteri Johnny di Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Jum’at (6/12/2019). 

    Menteri Kominfo Johnny menjelaskan jika terjadi perbedaan penafsiran terkait tata kelola TVRI, Kementerian Kominfo sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005, tidak mempunyai kewenangan struktural terkait dengan dewan pengawas maupun direksi BUMN. 

    “Karena Dewan Pengawas TVRI dibentuk melalui seleksi Pansel, diputuskan oleh komisi 1 DPR RI dan pengangkatannya melalui Keputusan Presiden,” jelas Menteri Johnny. 

    Menurut Menteri Kominfo dewan pengawas adalah bagian dari cabang kekuasaan eksekutif. Sementara itu, Direksi TVRI dibentuk melalui pansel dewan pengawas, sehingga relasi kerjanya sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah tersebut. 

    “Untuk itu yang dapat saya sampaikan disini bahwa, kisruh manajemen yang ada di TVRI adalah masalah internal TVRI, karenanya kita berharap bahwa itu diselesaikan secara internal oleh TVRI,” tegas Johnny

    Sebelum menghadiri Konferensi Pers, Menteri Kominfo Johnny lebih dulu mengadakan pertemuan dengan Direksi dan Dewan Pengawas TVRI di waktu yang berbeda. Menteri Johnny melakukan pertemuan dengan Dewan Pengawas sekitar pukul 11.00, kemudian lanjut bersama Direksi TVRI sekitar pukul 14.00 hari ini, Jum’at (6/12/2019)

    Selain berharap dapat diselesaikan secara internal, Menteri Johnny juga berharap aktivitas TVRI berjalan normal seperti biasanya.

    “Sebaiknya tidak menjadi atau tidak dibawa ke ranah publik terganggu, selesaikan itu secara internal, karena TVRI mempunyai tugas yang begitu besar, TVRI harus diselamatkan, harus diberi kesempatan untuk maju menjadi lembaga penyiaran publik yang mentransmisikan kebijakan-kebijakan negara untuk kepentingan publik, yang mentransmisikan harapan-harapan publik yang dilakukan oleh negara,” tegasnya.**

     

    Berita Terkait

    Ke Manggarai Barat, Menkominfo Cek Akses Super Wifi

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melanjutkan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/09/2020) sore. Selengkapnya

    Bangun Infrastruktur TIK, Kominfo Siapkan Bauran Pembiayaan

    Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah menyusun skema bauran pembiayaan atau blended financing untuk menyelesaikan pembangun Selengkapnya

    Tangani Sebaran Hoaks, Inilah Tiga Strategi Kominfo!

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menerapkan tiga strategi dalam menghadapi ancaman sebaran hoaks serta keamanan siber nonteknis berupa Selengkapnya

    Angkat Tema Kopi Fresh, Kominfo Gelar Pekan Tertib Frekuensi Nasional 2020

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Pekan Tertib Frekuensi Nasional 2020. Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan I Selengkapnya