FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 11-2019

    31

    Pertemuan UN-APCICT/ESCAP 2019, Delegasi Indonesia Bahas Pengembangan Kapasitas TIK Kawasan

    Kategori Berita Kementerian | vera002
    14th Session of the Governing Council of the Asian Pacific Training Centre for Information and Communication Technology for Development (APCICT) di Incheon, Republik Korea Kamis (28/11/2019)

    Jakarta, Kominfo- Delegasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika mewakili Indonesia ikut berpartisipasi dalam 14th Session of the Governing Council of the Asian Pacific Training Centre for Information and Communication Technology for Development (APCICT) di Incheon, Republik Korea, Kamis (28/11/2019). Dalam pertemuan itu dibahas upaya pengembangan kapasitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk kawasan.

    “Sidang ini merupakan agenda rutin tahunan APCICT, dimana agenda sidang ke-14 ini membahas laporan perkembangan sejak sidang ke-13, pembahasan rencana program kerja tahun 2020, saran strategis untuk mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDG) 2030, serta usulan tanggal dan lokasi sidang ke-15,” jelas Kepala Bidang Penyelenggaraan Diklat dan Sertifikasi Fungsional (PDSF) Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Balitbang SDM Kominfo Hendratno.

    Sidang ke-14 ini dihadiri oleh beberapa negara anggota yang terpilih pada Sesi Komisi UN-ESCAP ke-74, yaitu dari Bangladesh, Kamboja, India, Indonesia, Filipina, Korea, Rusia, Srilanka, dan Thailand. Serta turut dihadiri pula oleh observer dari Pakistan.

    Di saat bersamaan, UN-APCICT/ESCAP juga menyelenggarakan Consultative Meeting on Capacity Building for Digital Development in Asia and the Pacific di lokasi yang sama pada 27 sampai 28 November 2019. Pertemuan ini merupakan sarana diskusi antara mitra APCICT dan pakar untuk mendukung pengembangan kapasitas TIK di kawasan.

    “Pada pertemuan ini dibahas 3 modul pelatihan Akademi APCICT yang akan direvisi, yaitu An Overview of ICT and the Sustainable Development GoalsInformation Security and Privacy, dan Social Media for Development’,” jelas Hendratno.

    Ketiga modul tersebut merupakan bagian dari “Academy of ICT Essentials for Government Leaders Programme”, sebuah inisiatif utama UN-APCICT yang bertujuan untuk melengkapi pejabat pemerintah dan pembuat kebijakan dengan pengetahuan dan keterampilan di bidang TIK, dalam rangka untuk pembangunan sosial-ekonomi nasional dan regional.

    Pertemuan konsultatif ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta dari Kementerian TIK negara anggota, organisasi layanan sipil, lembaga pelatihan, serta akademisi. Di samping diskusi, pada pertemuan ini juga para peserta diberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman terkait modul yang menjadi bahasan.

    Selain Hendratno, turut hadir delegasi dari Indonesia lainnya yaitu Instruktur Ahli Pertama bidang TIK di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Balitbang SDM Dyah Puspito Dewi Widowati, dan perwakilan dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Yudho Giri Sucahyo. (Pusdiklat/hdn. Editor/VE).

    Berita Terkait

    Delegasi Indonesia Berhasil Pertahankan Tiga Slot Orbit Satelit

    Delegasi Indonesia berhasil mempertahankan atau memperpanjang tiga slot orbit satelit di pertemuan World Radiocommunications Conference 2019 Selengkapnya

    Kominfo Dorong Perempuan Indonesia Kembangkan Wirausaha Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong kaum perempuan untuk mengembangkan kreatifitas dalam bidang kewirausahaan melalui berbagai Selengkapnya

    Selama 2018, Siber Kreasi Telah Menjangkau 350 Lokasi

    Upaya pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital terus dilakukan sebagai komitmen Pemerintah meningkatkan kualitas sumbe Selengkapnya

    Peluang E-Commerce di Indonesia Masih Sangat Besar

    Presiden Joko Widodo memandang peluang dalam bisnis niaga elektronik atau e-commerce di Indonesia masih sangat besar. Salah satu indikatorny Selengkapnya