FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 11-2019

    787

    Dirjen Aptika: Dokumen Elektronik Ikut Selamatkan Hutan Indonesia

    Kategori Berita Kementerian | mth
    Dirjen Aptika Semuel A. Pengerapan dalam acara launching Penyelenggara Sertifikasi Elektronik dan Promosi Tanda Tangan Elektronik di Jakarta, Rabu (13/11/2019) - (AYH)

    Jakarta, Kominfo – Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Infomatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, Indonesia dapat menghemat ribuan hingga ratusan ribu ton kertas, jika dokumen digital masif diterapkan.  Menurutnya, pemanfaatan dokumen digital dengan sendirinya dapat menyelamatkan hutan-hutan di Indonesia dari kepunahan.

    “Indonesia dapat menghemat penggunaan ribuan ton atau mungkin ratusan ribu ton kertas. Kalau kita semua bermigrasi ke dokumen digital. Hal ini tentu dapat menyelamatkan hutan yang kita miliki dari kepunahan,” kata Semuel dalam acara launching Penyelenggara Sertifikasi Elektronik dan Promosi Tanda Tangan Elektronik di Jakarta, Rabu (13/11/2019)  

    Selain menyelamatkan hutan Indonesia dari kepunahan dengan cara mengurangi produksi kertas, transaksi elektronik juga sangat dipercaya karena user atau nama pengguna terindentifikasi secara akurat. Menurut Dirjen Semuel, sertifikasi dan tanda tangan elektronik tentunya memiliki banyak manfaat dan kemudahan, baik bagi pemerintah maupun swasta.  

    “Transaksi elektronik juga menjadi sangat dipercaya apabila penggunaan tanda tangan elektronik, di mana user dapat diidentifikasi secara akurat menggunakan aplikasi. Dengan tanda tangan elektronik, user tidak bisa lagi menyangkal telah melakukan transaksi eletronik,” imbuhnya

    Penerapan tanda tangan elektronik, lanjutnya, juga dapat menangkal kejahatan siber yang semakin tinggi saat ini. “Kejahatan siber semakin canggih dan sulit dideteksi, dengan tanda tangan elektronik mampu mencegah masuknya user yang tidak berhak ke dalam sistem elektronik kita,” ungkapnya **

    Berita Terkait

    Dirjen Aptika: Lindungi Data Pribadi, Fintech Ilegal Harus Diberantas

    Aplikasi financial technology (fintech) ilegal menjadi salah satu sumber kebocoran data pribadi. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Keme Selengkapnya

    Dirjen IKP: Penyetaraan Jabatan Fungsional Tingkatkan Profesionalitas dan Kinerja GPR

    Penyetaraan jabatan administratur dan pengawas menjadi jabatan fungsional merupakan salah satu upaya Direktorat Jenderal Informasi dan Komu Selengkapnya

    Dirjen Aptika: Perlu Kesadaran Bersama akan Pelindungan Data Pribadi

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan, tantangan yang dihadap Selengkapnya

    Dirjen Aptika: Penyederhanaan Jadikan Birokrasi Lebih Dinamis

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan penyederhanaan birokrasi Selengkapnya