FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 11-2019

    93

    Waspada Potensi Hujan Lebat Dalam Sepekan ke Depan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Awan gelap menggelayut di kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (5/11/2019). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi awal musim hujan terjadi di Kota Makassar pada pertengahan hingga akhir November 2019. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah. Deputi Metereologi BMKG Mulyono R. Prabowo menjelaskan, hal itu sebagai dampak melemahnya intensitas Siklon tropis “NAKRI” di Laut Cina Selatan yang menyebabkan angin timuran di selatan ekuator turut mengalami pelemahan dan dapat meningkatkan aliran massa udara basah dari Asia masuk ke wilayah Indonesia.

    “Daerah pertemuan dan belokan angin diidentifikasi terbentuk di wilayah Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Kondisi atmosfer yang tidak stabil di sebagian besar wilayah tersebut juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan dalam periode sepekan ke depan,” jelas Mulyono dalam siaran pers Minggu (10/11/2019).

    Daerah-daerah yang diperkirakan akan mengalami curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang itu adalah: Periode 11-14 November 2019: 1. Aceh; 2. Sumatra Utara; 3. Riau; 4. Kep. Riau; 5. Sumatra Selatan; 6. Kep. Bangka Belitung; 7. DKI Jakarta; 8. Banten; 9. Jawa Barat; 10. Sulawesi Tengah; 11. Sulawesi Barat; dan 12. Papua. Periode 15-17 November 2019: 1. Aceh; 2. Sumatra Utara; 3. Sumatra Barat; 4. Kalimantan Utara; dan 5. Papua.

    Selain potensi hujan lebat, menurut Mulyono, potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter pada periode 11-17 November 2019 diperkirakan juga berpeluang terjadi di Perairan barat Kep. Simeulue-Kep. Mentawai, Perairan barat P. Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bag. selatan, Perairan selatan Jawa hingga P. Lombok, Samudra Hindia barat Sumatra hingga selatan NTB.

    “Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” pesan Deputi Metereologi BMKG itu.

    Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui: call center 021-6546315/18; http://www.bmkg.go.id; follow media sosial @infoBMKG; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

    Sumber 

    Berita Terkait

    Menko Polhukam Memastikan Papua dalam Keadaan Aman

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa Papua dalam keadaan yang jauh lebih aman sekarang, diband Selengkapnya

    Inovasi Intervensi Pencegahan Stunting Dapat Gunakan Dana Desa

    Alokasian dana desa tidak hanya sekadar untuk pembangunan infrastruktur. Dana desa sesungguhnya dapat digunakan dalam pencegahan dan penangg Selengkapnya

    29.039 Personel dan Hujan Buatan Dikerahkan untuk Padamkan Karhutla

    Mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilakukan secara terpadu dengan meli Selengkapnya

    Tanpa Penerimaan Kemajemukan Masyarakat Tidak Berkembang

    Presiden Joko Widodo mengatakan, isu kemajukan bukan semata-mata isu sosial atau isu-isu politik. Tetapi penerimaan terhadap kemajemukan ada Selengkapnya