FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 10-2019

    345

    Peduli Stunting, Kemkominfo Gelar Forum Pendidikan Karakter di Madiun

    Kategori Sorotan Media | meit001

    MADIUN – Angka Stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Yakni, mencapai 30,8 persen. Angka ini masih di atas toleransi WHO yang hanya 20 persen. Untuk itu, Pemerintah Indonesia berupaya keras untuk menekan angka Stunting.

    Tak hanya melalui lembaga pemerintahan yang membidangi kesehatan saja, penanganan Stunting dilakukan dengan lintas sector. Salah satunya, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Seperti yang tampak pada Forum Pendidikan Karakter Pancasila di Wisma Haji Kota Madiun, Jumat (25/10).

    Dalam kegiatan tersebut, Kominfo mengangkat tema Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Penurunan Prevalensi Stunting. “Indonesia mengalami permasalahan besar. Salah satunya, gizi buruk,” ujar Kasubdit Komunikasi Sosial (Komsos) Kemkominfo Sardjono saat memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut.

    Pada kegiatan tersebut terungkap bahwa angka Stunting di Kota Madiun saat ini berada pada angka 11 persen. Meski sudah bagus, Sardjono berharap agar Pemkot Madiun tidak lengah.

    “Karena faktor pemicu Stunting sangat dinamis. Ada faktor-faktor tidak langsung yang Perlu pencegahan sejak dini,” imbuhnya. Beberapa faktor tidak langsung yang memengaruhi kondisi Stunting di antaranya, perkawinan dini, perilaku hidup sehari-hari, pendidikan rendah, sanitasi kurang bagus, serta membuang kotoran sembarangan.

    Sementara itu, Kadiskominfo Kota Madiun Subakri yang diwakili oleh Kabid Pengelolaan TIK Diskominfo Hendro Pradono menuturkan, beberapa program dan kegiatan telah dilaksanakan Pemkot Madiun untuk memerangi stunting.

    Hal ini dilakukan dengan penanganan seribu hari pertama kehidupan. Yakni, dimulai dari pemeriksaan kehamilan hingga usia bayi mencapai 2 tahun. Kemudian, memberi makanan tambahan dan vitamin bagi balita gizi buruk hingga usia 5 tahun. Serta, kerjasama lintas sektor yang tercakup dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024.

    Forum Pendidikan Karakter Pancasila dihadiri oleh perwakilan KIM Kota Madiun, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), serta siswa perwakilan sekolah.

    Kegiatan tersebut juga mendatangkan narasumber ahli. Yaitu, Akademisi dari Universitas Negeri Surakarta (UNS) Drs. Sudarsana, persatuan ahli gizi Indonesia Dewi Kumalasari, Content Writer sekaligus Founder Mak Blogger Mira Sahid, serta Content Creator Cindy Gula.\

    Sumber : madiuntoday.id

    Berita Terkait

    Bersih-bersih Konten Pornografi, Kominfo Tingkatkan Koordinasi

    Jakarta - Sebagai upaya optimalisasi penanganan konten negatif, seperti pornografi, di internet, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kom Selengkapnya

    Sekjen Kemkominfo RI Buka Diskusi Bijak Bermedsos di Toraja Utara

    Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) RI melaksanakan forum diskusi di Aula Hotel Misiliana Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utar Selengkapnya

    Sepanjang November 2019, Kemenkominfo Identifikasi 260 Hoaks

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengidentifikasi 260 hoaks, kabar bohong dan berita palsu selama November 2019. Total Selengkapnya

    Ke Berlin, Menkominfo Buktikan RI Aktif dalam Pergaulan TI Global

    Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) RI, Johnny Gerrard Plate bertolak ke Berlin, Senin (25/11/2019). Selengkapnya