FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 10-2019

    1108

    Turunkan Stunting Lewat Sosialisasi Generasi Bersih dan Sehat

    Kategori Sorotan Media | meit001

    MUARAENIM, TRIBUNSUMSEL.COM-- Untuk menurunkan angka stunting di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia menyelenggarakan Forum Sosialisasi Generasi Bersih dan Sehat (Genbest), Kamis, (24/10/2019) di Hotel Grand Zury Muaraenim.

    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kasubdit Informasi Komunikasi Kesehatan dari Kementerian Kominfo Republik Indonesia,Marroli J Indarto, Bupati Muaraenim yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Muaraenim Alfariza SH, Kepala Dinas Kominfo Muaraenim, Adrian Kepala Dinas Kesehatan Muaraenim, Vivi Maryani, jajaran FKPD, dan peserta sosialisasi dari bermacam elemen masyarakat.
    Seperti yang dikatakan oleh Bupati Muaraenim yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Muaraenim Alfariza SH MH mengatakan pencegahan Stunting sudah menjadi prioritas Nasional Pemerintah yaitu pada 1000 hari pertama kehidupan yang dimulai sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.

    "Anak Stunting mempunyai pertumbuhan fisik yang tidak maksimal, mudah sakit dan kemampuan kognitif dibawah rata-rata kecerdasan anak seusianya," katanya.

    Ia juga mengatakan oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh peserta forum Sosialisasi agar dapat memahami materi yang dipaparkan oleh para Narasumber.

    "Penurunan angka Prevalensi Stunting di Indonesia ditargetkan semaksimal mungkin mengurangi dampak dari stunting dalam rangka menyiapkan SDM yang unggul serta generasi yang Produktif untuk menyambut Bonus Demografi 2030 kelak," katanya.

    Ia juga mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kita semua bahwa Kesehatan Masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud apabila semua Komponen masyarakat berpartisipasi dalam upaya Kesehatan dengan memprioritaskan Prilaku hidup bersih dan Sehat yang dimulai dari diri kita sendiri yang pada akhirnya mendorong kesadaran masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat dan berkembang menjadi sebuah gerakan yang masiv yang kita kenal dengan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

    "Di Kabupaten Muaraenim sendiri hal ini telah diimplementasikan dalam Visi Pemerintah Kabupaten Muaraenim (MERAKYAT) Muara Enim untuk Rakyat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera, Kami mengucapkan terima kasih atas prakarsa dan perhatian Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan kegiatan ini sebagai upaya pemberian pengetahuan kepada generasi muda terkhusus remaja putri yang rentang usia 18 - 24 tahun, sebagai generasi penerus bangsa," katanya.

    Dilain pihak, Kasubdit Informasi dan Komunikasi Kesehatan, Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia, Kemenkominfo, Marroli J Indarto mengatakan bahwa dalam Forum Sosialisasi Genbest tersebut melibatkan para remaja putri dari desa prioritas stunting di Kabupaten Muaraenim, para perwakilan siswa dan siswi SMA dan SMK, perwakilan mahasiswa dan mahasiswi Universitas maupun Sekolah Tinggi, serta anggota komunitas di Kabupaten Muaraenim akan mendapatkan edukasi seputar stunting.

    " serta menambah wawasan pemenuhan gizi yang seimbang, dan cara menjalani pola hidup sehat, dengan harapan para remaja Muaraenim juga dapat menjadi agen komunikasi dalam mensosialisasikan dan mengomunikasikan mengenai pencegahan stunting kepada teman-teman sebayanya," katanya.

    Ia juga mengatakan saat ini masih banyak remaja yang tidak memperhatikan kebutuhan gizinya. Banyak remaja putri yang menjalani diet tidak sehat karena terobsesi memiliki tubuh langsing, sehingga lupa mengonsumsi gizi yang seimbang.

    " Kemkominfo saat ini adalah koordinator kampanye nasional penurunan prevalensi stunting sangat konsen, sebab masih banyak remaja yang belum peduli dan belum mendapatkan akses edukasi yang baik mengenai kesehatan dan kebutuhan gizi mereka. Padahal, kesehatan para remaja di masa kini merupakan investasi di masa depan untuk melahirkan generasi Indonesia selanjutnya yang terbebas dari stunting," ungkapnya.

    Dijelaskannya bahwa Kabupaten Muaraenim terpilih menjadi tempat dilaksanakannya sosialisasi GenBest dikarenakan merupakan satu dari 60 kabupaten/kota prioritas stunting di tahun 2019.

    " Terlebih lagi lanjutnya pada tahun 2030 mendatang, Indonesia akan mengalami bonus demografi.Oleh sebab itu perlu upaya pencegahan munculnya sumber daya manusia yang tidak kompeten ketika menghadapi bonus demografi tahun 2030, Tahun itu, diperkirakan 68 persen penyangga ekonomi Indonesia adalah usia produktif yang lahir saat ini. Pemerintah tidak ingin sumber daya manusia ini mundur sebelum pertandingan global karena kalah kompetisi akibat stunting. Kurangnya zat besi dalam tubuh akan memacu terjadinya anemia," terangnya.

    Dalam Kesempatan itu juga pihaknya mengajak masyarakat untuk dapat melakukan 3P (Peduli, Pahami dan Partisipasi) untuk membantu pengurangan stunting.

    " Peduli berarti masyarakat peduli dengan sekitar, terutama kondisi kesehatan keluarga. Pahami sebanyak mungkin informasi terkait stunting. Terakhir, Partisipasi, mari bersama-sama berperan aktif menyukseskan gerakan sadar stunting ini dalam rangka kontribusi pada pembangunan manusia di Indonesia, Prevalensi stunting telah turun dari 37,2 persen (Riskedas, 2013) menjadi 27,8 persen (Riskedas, 2019). Meski turun signifikan, angka tersebut masih tinggi, karena tiga dari sepuluh balita di Indonesia masih mengalami stunting akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak janin hingga anak berusia 24 bulan," Pungkasnya.

    Sumber : Tribunnews.com

    Berita Terkait

    Kominfo akan Buat Verifikasi Biometrik Registrasi SIM Card

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana untuk membuat autentikasi biometrik saat melakukan registrasi kartu SIM (SIM card Selengkapnya

    Prangko, Salah Satu Media Visualisasi Peristiwa Bersejarah Bangsa

    Sejarah panjang penggunaan prangko membuktikan bahwa prangko tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran pengiriman pos, tetapi juga menja Selengkapnya

    Pemerintah Percepat Digitalisasi Televisi Nasional

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) saat ini tengah mengupayakan percepatan digitalisasi nasional, salah satunya digitalisas Selengkapnya

    Langkah Kominfo percepat digitalisasi di era normal baru

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menyiapkan langkah yang dapat ditempuh sektor Teknologi Informatika (TIK) untuk mempe Selengkapnya