FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 10-2019

    228

    Presiden Terima Kunjungan Kehormatan Utusan Khusus Sejumlah Pimpinan Negara Sahabat

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Usai menerima Wakil Presiden RRT Wang Qishan, Wakil Presiden Vietnam Đặng Thị Ngọc Thịnh, dan Wakil Presiden Republik Uni Myanmar Henry Van Thio, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara bersamaan menerima Utusan Khusus pimpinan negara-negara sahabat, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2019) malam.

    Untuk khusus yang diterima itu adalah: 1. Utusan Khusus Presiden Republik Korea Noh Young-min; 2. Utusan Khusus Presiden Filipina Theodoro Locsin Jr; 3. Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Nakayama Norihiro; 4. Utusan Khusus Presiden Persatuan Emirat Arab Sheikh Nahyan Mabarak Al Nahyan; dan 5. Utusan Khusus Presiden Amerika Serikat Elaine L. Chao.

    Para utusan pimpinan negara sahabat yang melakukan kunjungan kehormatan itu diterima oleh Presiden Jokowi di ruang Kredensial, di Istana Merdeka. Hanya Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi menerima tamu-tamu negara itu. Saat menerima para tamu negara itu sebelumnya menghadiri acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Periode 2019-2024, di Gedung MPR-DPD-DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019) sore.

    Sebelumnya, usai menghadiri acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Periode 2019-2024, Presiden Joko Widodomenerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Republik Rakyat Tiongkok, Wang Qishan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10) malam.

    Tiba di Istana Merdeka, Jakarta pada pukul 19.00 WIB, Wakil Presiden RRT itu disambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, yang kemudian mengajaknya menuju ruang Kredensial.Di ruang Kredensial, Wapresm Wang Qishan dan Presiden Joko Widodo berfoto bersama.  Presiden kemudian mempersilakan Wapres Wang Qishan mengisi buku tamu.

    Usai mengisi buku tamu, keduanya menuju ruang Jepara, dan melakukan pertemuan khusus selama kurang lebih 15 menit. Wakil Presiden Vietnam dan Wakil Presiden Myanmar Usai menerima kunjungan Wakil Presiden RRT Wang Qishan, Presiden Jokowi langsung menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Republik Sosialis Viet Nam, Đặng Thị Ngọc Thịnh, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10) malam.

    Tiba sekitar pukul 19.20 WIB, Wakil Presiden Republik Sosialis  Vietnam itu disambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Selanjutnya, Menlu mengantarkan Wapres Dang Thi Ngoc Thinh ke Ruang Kredensial, Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo menerima kehadirannya seraya berfoto bersama. Selanjutnya, pengisian buku tamu dan melakukan pertemuan di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta.

    Usai bertemu Wakil Presiden Vietnam, Presiden Jokowi langsung menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Republik Uni Myanmar, Henry Van Thio, yang datang sekitar pukul 19.40 WIB. Kedatangan Wakil Presiden Myanmar itu disambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Selanjutnya, Wapres Republik Uni Myanmar diterima oleh Presiden Joko Widodo di ruang Kredensial untuk foto bersama dan pengisian buku tamu kenegaraan. Kedua pemimpin itu selanjutnya melakukan pertemuan dilakukan di ruang Jepara, Istana Merdeka.


    Berita Terkait

    Presiden Minta Semua Duta Besar Jadi Duta Investasi

    Presiden Joko Widodo mengatakan, sesuai amanat konstitusi semua duta besar Indonesia adalah duta perdamaian. Tapi karena pemerintah fokus pa Selengkapnya

    Presiden Ingatkan Masyarakat Soal Pinjam Uang di Bank

    Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan tindakan masyarakat yang “menyekolahkan” sertifikat hak atas tanah miliknya untuk mendapatka Selengkapnya

    Berlaku Mulai 2021, Presiden Dukung Keputusan Mendikbud Hapus Ujian Nasional

    Presiden Joko Widodo menyampaikan dukungannya atas keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadhiem Makarim untuk menghapuska Selengkapnya

    Presiden Minta Manajemen Cadangan Beras DIbenahi

    Presiden Joko Widodo meminta agar manajemen pengelolaan cadangan beras pemerintah dibenahi. “Penumpukan stok beras yang tidak tersalurkan Selengkapnya