FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 10-2019

    457

    Tol Langit Palapa Ring Jembatani Jurang Digital di Indonesia

    Kategori Sorotan Media | meit001

    Suara.com - Rampungnya pembangunan tol langit Palapa Ring yang diwujudkan dengan pembangunan jaringan fiber optik di seluruh Indonesia diharapkan mampu menjembantani ketimpangan digital di seluruh pelosok negeri.

    Hal itu dikatakan Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikas dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Anang Achmad Latif dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Menghitung Dampak Palapa Ring", di Gedung Utama Kemkominfo, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

    “Dengan tuntasnya program Palapa Ring di Indonesia Timur, persoalan konektivitas selesai. Kini internet cepat bisa hadir dalam genggaman kita. Digital ekonomi bisa menyentuh sampai pelosok indonesia, termasuk di daerah 3 T (tertinggal, terdepan, terluar) dan perbatasan. Karena itu memang menjadi daerah yang ditargetkan tersambung konektivitasnya melalui tol langit,” ujar Anang.

    Konsekuensi dari pupusnya ketimpangan digital tersebut, kata Anang, adalah adanya perubahan gaya hidup. Bahkan, menurut dia, kecepatan internet juga akan berdampak pada layanan pemerintahan.

    “Hampir sudah semua kementerian dan lembaga terdampak dengan ketersediaan internet cepat di seluruh Indonesia. Khususnya dalam hal ketersediaan layanan online, misalnya di Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Sosial, serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” lanjutnya.

    Soal urusan ketersediaan sinyal, Anang menegaskan bahwa pemerintah telah hadir dalam menciptakan pemerataan sinyal di seluruh kawasan di Bumi Pertiwi.

    Luas pemukiman di Indonesia mencapai 44.565 km persegi dengan jumlah desa dan kelurahan sebanyak 83.218. Namun dengan Palapa Ring, Anang optimis bahwa seluruh wilayah tersebut akan saling terkoneksi secara digital.

    “Persoalan pemerataan memang menjadi tugas pemerintah dalam hal ini Bakti. Misi kami adalah menciptakan kemerdekaan sinyal,” tandasnya.

    Sumber : Suara.com

    Berita Terkait

    Akan ada unicorn dan decacorn baru Indonesia tahun ini

    Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengisyaratkan akan ada perusahaan rintisan yang menjadi unicorn tahun Selengkapnya

    Incar 50 Ribu Peserta DTS, Kominfo Libatkan 88 Perguruan Tinggi Indonesia

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mengincar 50 ribu peserta beasiswa pelatihan Digital Talent Scholarship 2020 dengan menggaet sebanyak Selengkapnya

    Dirut BAKTI Anang Latif: Pemerintah Turut Membangun Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia

    Peran Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak sekadar membangun infrastruktur Selengkapnya

    Palapa Ring rampung, Kominfo gencarkan literasi digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menggalakkan literasi digital bagi masyarakat setelah merampungkan pembangunan infrastruktur jaringan Selengkapnya