FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 10-2019

    223

    Diterima di Istana, Siswa SD Jayapura dan Asmat Nyanyi dan Beri Cindera Mata ke Presiden

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Presiden Joko Widodo menerima noken pemberian anak-anak perwakilan siswa SD di Jayapura dan Asmat, Papua, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Kedatangan anak-anak tersebut dalam rangka memenuhi undangan presiden, yang dulu berjanji mengajak mereka ke Istana Kepresidenan saat mengunjungi Jayapura dan Asmat. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menerima puluhan perwakilan siswa Sekolah Dasar dari Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, di Veranda Belakang, Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019) pagi. Para siswa ini sebelumnya telah dijanjikan akan diajak ke Jakarta saat bertemu Presiden Jokowi ketika mengunjungi korban banjir di Sentani, Jayapura, Maret lalu.

    “Yang penting gini, dulu Pak Presiden, iya kan, bulan Maret janji anak-anak yang ini kan waktu itu banjir di Sentani kan, Bapak waktu ke lapangan ketemu terus janji akan mengundang ke Jakarta. Yang penting satu, janjinya presiden sudah ditepati. Bener?” tanya Presiden yang langsung dijawab oleh mereka “Benar”.

    Saat ditanya Kepala Negara mau kemana saja di Jakarta, anak-anak SD itu ada yang mengatakan Monas, naik kereta di bawah tanah (MRT), Ancol, Dunia Fantasi, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Saat diizinkan Kepala Negara, sejumlah siswa langsung unjuk kemampuan menyanyikan lagu-lagu daerah Papua, dan juga menari tarian Papua.’

    “Kami berterima kasih karena Pak Presiden sudah mengundang kami ke Jakarta sekarang. Kami bisa tiba dan melihat Jakarta, dan kami juga berterima kasih karena Pak Presiden sekolah kami sekarang bisa dibangun kembali,” kata Greg, salah seorang siswa SD Inpres Kemiri, Sentani yang dulu sekolahnya sempat ditinjau Presiden Joko Widodo.

    Menjawab Presiden, Greg mengatakan, sekolah tersebut sudah digunakan. Ia juga menyampaikan pesan warga di daerahnya yang masih tinggal di penampungan, memohon supaya rumah yang dibangun bisa cepat selesai.

    “Iya. Nanti, nanti saya lihat. Kalau nanti Pak Presiden ke Papua saya lihat. Saya ke Sentani, mau ke Wamena, ya,” sambung Presiden yang langsung dijawab dengan tepuk tangan siswa SD dari Kabupaten Jayapura dan Asmat itu.

    Dalam kesempatan itu sejumlah siswa memberikan cindera mata kepada Presiden Jokowi berupa hiasan kepala, dan ukiran kayu. Saat seorang siswa menyampaikan titip salam dari Ketua Rukun Tetangganya (RT), Presiden langsung menjawab, “Pak RT titip salam? Oo, iya. Salam kembali ke Pak RT ya, ok. Pak RT kirim salam, oke, oke. Nanti disampaikan ya ke Pak RT ya… iya. Oke”. Setelah itu, Presiden Jokowi mengajak para siswa ke ruang dalam untuk makan bersama.

    Sumber 

    Berita Terkait

    Pilkada Serentak 9 Desember 2020 Lancar dan Aman dari Covid-19, Perlu Dukungan Masyarakat

    Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar mengata Selengkapnya

    Indonesia dan Singapura Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi

    Indonesia dan Singapura kembali berkomitmen untuk memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara. Sejumlah kesepakatan Selengkapnya

    Presiden: Anarkisme di Wamena Dimulai dan Berkembang karena Berita Hoaks

    Presiden Joko Widodo mengemukakan aksi anarkis di Wamena itu dimulai dan berkembang dari adanya isu berita hoaks atau bohong. Oleh karena it Selengkapnya

    Komitmen Pemerintah Jadikan Pariwisata Nias Bertaraf Internasional

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berkomitmen untuk menjadikan kepulauan Nias sebagai gerbang destinasi wisata d Selengkapnya