FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    07 10-2019

    266

    Terima PM Belanda Bahas Peningkatan Kerja Sama Vokasi

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Bogor, Kominfo -  Dalam lima tahun ke depan, pemerintahan Presiden Joko Widodo akan memberikan perhatian dan prioritas bagi pengembangan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pendidikan pun akan memegang peranan sentral bagi upaya tersebut.

    Saat menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (07/10/2019), Presiden mengajak pemerintah Belanda untuk dapat meningkatkan kerja sama dalam hal pendidikan.

    “Dalam pertemuan, kita juga membahas upaya peningkatan kerja sama di bidang vokasi, termasuk di bidang kemaritiman dan keperawatan,” kata Presiden dalam pernyataan pers bersama.

    Presiden menjelaskan, Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa, baik di bidang perdagangan, investasi, maupun pariwisata. Di antara negara-negara Eropa, Belanda merupakan mitra perdagangan nomor dua terbesar, mitra investasi nomor satu, dan mendatangkan wisatawan nomor empat terbesar dari Eropa.

    “Kerja sama ini akan terus kita perkuat dengan menggunakan kerangka kemitraan komprehensif yang sudah dimiliki oleh kedua negara, Indonesia dan Belanda,” lanjutnya.

    Di tengah situasi perekonomian dunia yang mengalami tren pelemahan, Presiden memandang perlu upaya meningkatkan kerja sama ekonomi dengan banyak mitra, termasuk dengan Belanda.

    Dalam bidang perdagangan, Indonesia dan Belanda sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan yang terbuka dan adil. Dalam konteks ini, Presiden kembali menyampaikan kekhawatiran Indonesia untuk kebijakan Uni Eropa terhadap kelapa sawit.

    “Saya juga menghargai kerja sama yang baru saja ditandatangani oleh Indonesia dan Belanda di New York tanggal 26 September 2019 yang lalu, mengenai pengembangan kapasitas petani kecil sawit untuk menghasilkan kelapa sawit yang lestari,” paparnya.

    Sementara itu, di bidang investasi Presiden mengajak Belanda untuk meningkatkan kemitraan di bidang infrastruktur maritim dan pengelolaan air. Di pengujung pernyataannya, Presiden menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Belanda yang terus menghormati kedaulatan Indonesia.

    “Sebagai penutup saya berikan apresiasi kepada pemerintah Belanda yang secara konsisten tegas menghormati kedaulatan negara Republik Indonesia,” tandasnya.

    Sementara itu, PM Rutte mengaku senang bisa mengunjungi Indonesia kembali. Untuk diketahui, ini merupakan kunjungan ke-3 PM Rutte ke Indonesia setelah sebelumnya juga berkunjung pada tahun 2013 dan 2016.

    “Banyak hubungan sejarah antara kedua negara dan kita juga mendorong kerja sama baru di masa depan melalui pariwisata, juga pertukaran mahasiswa, dan tentu saja hubungan perdagangan,” kata PM Rutte.

    Terkait kelapa sawit, PM Rutte menyebut, pihaknya berupaya untuk mengubah situasi kompleks menjadi peluang.

    “Kami berupaya untuk mengubah situasi kompleks ini menjadi peluang. Seperti yang tadi disampaikan, MoU baru saja ditandatangani dan MoU tersebut akan fokus pada pengembangan kapasitas petani skala kecil,” ujarnya.

    Menurut PM Rutte, banyak sekali area kerja sama lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan oleh Indonesia dan Belanda. Termasuk di antaranya tentang pengelolaan air, kesehatan, perubahan iklim, dan pengelolaan sampah. “Saya harap bersama-sama kita akan memanfaatkan peluang tersebut,” imbuhnya.

    Berita Terkait

    Siapkan 4 Langkah Pengendalian, Pemerintah dan BI Komitmen Jaga Nilai Inflasi

    Sinergi kebijakan yang telah ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia tahun lalu terbukti dapat menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 20 Selengkapnya

    Presiden Pelajari Pengelolaan Ibu Kota Australia

    Presiden Joko Widodo meninjau kawasan Mount Ainslie, Canberra, Australia, Minggu (09/02/2020) pukul 16.00 Waktu Setempat. Canberra sebagai i Selengkapnya

    Kolaborasi Pemerintah dan Pers Penting Untuk Sosialisasi Kebijakan

    Peran pers atau media sebagai mitra penting pemerintah dalam penyebarluasan kebijakan pemerintah perlu terus ditingkatkan. Media dan pemerin Selengkapnya

    Menko PMK Ingatkan Tantangan Pers untuk Menjaga Kebudayaan

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pers dan wartawan memiliki pengaruh ya Selengkapnya