FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    23 09-2019

    311

    Presiden: Anarkisme di Wamena Dimulai dan Berkembang karena Berita Hoaks

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengemukakan aksi anarkis di Wamena itu dimulai dan berkembang dari adanya isu berita hoaks atau bohong. Oleh karena itu, Presiden meminta masyarakat setiap mendengar, setiap melihat di media sosial itu di cross chek dulu, di cek lebih dahulu.

    “Jangan langsung dipercaya karena itu akan mengganggu stabilitas keamanan dan politik di setiap wilayah,” kata Presiden Jokowi dalam konperensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/09/2019) malam. 

    Menurut Presiden, kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, telah dibahas dalam rapat koordinasi dirinya dengan Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/09/2019) pagi. Dari rapat koordinasi itu, menurut Presiden, Kepala Negara juga meminta masyarakat agar dalam melakukan aksi unjuk rusak tidak melakukan perusakan terhadap fasilitas umum.

    “Sekali lagi itu adalah milik kita semuanya, jangan sampai ada kerusakan-kerusakan yang diakibakan dari anarkisme ya,” kata Presiden Jokowi.

    Sumber

    Berita Terkait

    Presiden: Yang Dikerjakan Pemerintah Adalah Membangun ‘Trust’

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa yang ingin dikerjakan pemerintah secara makro dalam setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan hanya sa Selengkapnya

    Presiden: Ibu Kota Baru Akan Jadi Pameran Teknologi dan Cara Hidup Paling Maju

    Dalam pidatonya pada forum Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2020, di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Abu Dhabi, Uni Emirat Selengkapnya

    Presiden Minta Semua Duta Besar Jadi Duta Investasi

    Presiden Joko Widodo mengatakan, sesuai amanat konstitusi semua duta besar Indonesia adalah duta perdamaian. Tapi karena pemerintah fokus pa Selengkapnya

    Presiden Ajak Evaluasi Total Sistem Pengendalian Banjir dan Bencana Alam

    Usai mengunjungi Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Presiden Joko Widodo langsung mengundang 3 (tiga) Gubernur, yaitu Gubern Selengkapnya