FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 09-2019

    1602

    Layanan Data Internet di Seluruh Papua Barat Dibuka

    SIARAN PERS NO. 179/HM/KOMINFO/09/2019
    Kategori Siaran Pers

    Siaran Pers No. 179/HM/KOMINFO/09/2019
    Rabu, 11 SEPTEMBER 2019
    Tentang
    Layanan Data Internet di Seluruh Papua Barat Dibuka
     
     
    1. Sehubungan dengan situasi dan kondisi keamanan di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat sudah kondusif, Pemerintah membuka kembali seluruh layanan data yang diselenggarakan oleh operator seluler di 13 kabupaten/kota di provinsi tersebut, pada Rabu (11/9) pukul 16.00 WIT. Setelah sehari sebelumnya, Selasa (10/9) baru 11 kabupaten yang dibuka layanan data internet secara bertahap sejak dilakukan pembatasan pada 21 Agustus 2019. 
     
    2. Dua kota terakhir yakni Kota Manokwari dan Kota Sorong, akhirnya dibuka layanan data internetnya setelah mendapatkan kepastian mengenai kondusivitas kedua wilayah pada Rabu (11/9) siang. Sebanyak 11 kabupaten yakni Fak Fak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Kabupaten Sorong telah dibuka secara bertahap sejak tanggal 4 September 2019.
     
    3. Sementara itu, hingga Rabu (11/9), untuk wilayah Provinsi Papua, pembatasan layanan data internet masih dilakukan di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Pemerintah akan terus memantau situasi dan kondisi keamanan di kedua wilayah tersebut dalam 1 (satu) atau 2 (dua) hari ke depan.
     
    4. Dari 29 Kabupaten/kota di wilayah Papua , sebanyak 27 Kabupaten yang sudah dibuka kembali layanan data internet secara bertahap adalah Kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak Numfor, Yapen, Sarmi, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nabire, Jayawijaya dan Mimika.
     
    5. Disampaikan pula bahwa sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua terus menunjukkan tren menurun sejak 31 Agustus 2019. Puncak sebaran hoaks dan hasutan terkait isu Papua terjadi pada 30 Agustus 2019 dengan jumlah url mencapai 72.500. Distribusi hoaks terus menurun, 42 ribu url di tanggal 31 Agustus 2019, 19 ribu url di tanggal 1 September 2019, lalu menurun menjadi 6.060 url hoaks dan hasutan di tanggal 6 September 2019.
     
    6. Pemerintah kembali mengimbau kita semua untuk tidak menyebarkan informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian berbasis SARA, hasutan dan provokasi melalui media apapun termasuk media sosial, agar proses pemulihan kembali secara total seluruh wilayah Papua dan Papua Barat cepat berlangsung.
     
     
    Ferdinandus Setu
    Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Fax : 021-3504024
    Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
    website: www.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Siaran Pers No. 217/HM/KOMINFO/06/2021 Tentang Luncurkan 5G, Menkominfo: Dorong Lompatan Besar Inovasi Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, kesiapan operator seluler dalam menggelar infrastruktur jaringan telekomunika Selengkapnya

    Siaran Pers No. 216/HM/KOMINFO/06/2021 tentang Perkuat Kewirausahaan Digital, Kominfo Gandeng Pemkot Makassar Latih 10 Ribu Warga

    Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Pemerintah Kota Makassar menargetkan 10 ribu masyarakat Makassar dan sekitarnya menjadi talen Selengkapnya

    Siaran Pers No. 215/HM/KOMINFO/06/2021 Tentang Percepat Digitalisasi Pariwisata dan UMKM NTT, Menkominfo Ajak Gunakan Aplikasi Super JP-Hub dan QRIS

    Pemerintah melakukan percepatan digitalisasi sektor pariwisata serta usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membangkitkan perekonomi Selengkapnya

    Siaran Pers No. 214/HM/KOMINFO/06/2021 Tentang Kebijakan Work From Home secara penuh di Kantor Pusat Kementerian Kominfo

    Kementerian Kominfo membenarkan adanya penerapan kebijakan Work From Home (WFH) secara penuh bagi seluruh pimpinan dan pegawai Kominfo yang Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA