FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    02 09-2019

    623

    Hoaks, Video Perpisahan Antara Tentara dan Warga Diklaim Terjadi di Papua

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Jakarta, Kominfo – Telah beredar konten unggahan video mengenai perpisahan tentara dengan masyarakat yang diberitakan terjadi di Papua. Menurut narasi itu, Pusat Penerangan TNI mengunggah video berjudul "We Love Papua" di sejumlah akun media sosialnya. Video itu diunggah di kanal Puspen TNI di YouTube pada 30 Agustus 2019 dan telah ditonton sebanyak 621 kali.

    Dalam unggahannya, terdapat pula narasi, “Suasana sedih, haru, bangga bercampur tatkala Satgas TNI akhiri masa tugasnya di Papua, ini dikarenakan masyarakat Papua cinta TNI dan TNI juga cinta masyarakat Papua serta rakyat Indonesia seluruhnya. Stop berbuat anarkis dan provokatif mari bersama jaga Papua.” Narasi itu ditutup dengan tagar #WeLovePapua. 

    Setelah Tim AIS Kementeria Kominfo melakukan pencarian, ditemukan beberapa fakta terkait video yang di unggah oleh Puspen TNI. Pertama, video tersebut pernah diunggah pada 29 Mei 2019 dengan judul “Kedekatan Prajurit TNI Di Perbatasan”. Hanya saja, pada unggahan itu, tidak ada keterangan lokasi. Tidak ada pula tulisan “We Love Papua” sebagaimana video yang diunggah pada 30 Agustus 2019. 

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim AIS, Plt Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu mengatakan, isu terkait keterangan lokasi pada unggahan video tersebut tidak benar keasliannya. 

    "Faktanya video yang beredar adalah anggota Batalyon Infanteri 715 Motuliato yang meninggalkan daerah operasi pengamanan perbatasan di Indonesia - Timor Leste untuk kembali ke Gorontalo pada November 2018." kata Fernandius di Jakarta, Senin (02/09/19).

    Fakta lain diperkuat dengan adanya arsip pemberitaan mengenai aktivitas Batalyon Infanteri 715 Mutuliato dalam operasi pamtas Indonesia-Timor Leste. Aktivitas itu di antaranya tercantum dalam situs Komando Distrik Militer Gorantalo, kodimgorontalo.com.

    Berikut daftar konten hoaks yang ditemukan oleh Tim AIS Kementerian Komifo pada hari Senin, tanggal 2 September 2019:

    1. Surat Pemberitahuan Pemadaman Listrik Wilayah Makasar, Halim, Kramat Jati Tanggal 1 dan 2 September 2019
    2. Makanan Pedas Bisa Menurunkan Berat Badan
    3. Pengibar Bendera OPM Tak Ditangkap
    4. Tuntutan Masyarakat Papua Salah Satunya Ormas Banser Dibubarkan
    5.  Gedung di China Terbelah Lalu Runtuh
    6. Perpisahan Tentara dengan Warga yang Terjadi di Papua
    7. Penerapan Penggiliran Air ATB
    8. Tulisan Mencatut Nama Dahlan Iskan
    9. Perairan Indonesia Perompakan Kerap Terjadi di Anambas
    10. Puluhan Siswi SMPN 1 Cilegon Kesurupan Massal
    11. Mengatasi Tersedak dengan Menepuk Punggung. (cut/m)

    Berita Terkait

    Awas Hoaks! Cina akan Bangun Pangkalan Militer di Indonesia

    Selengkapnya

    Kominfo: Peran Orang Tua Penting Dampingi Anak Saat Pakai Gawai

    Sekertaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti menyatakan peran orangtua sangat penting di masa pande Selengkapnya

    Hoaks, Ajakan Segera Menarik Uang di Bank!

    Konten dengan narasi yang menyerukan penarikan dana di bank telah beredar di media sosial Twitter. Selengkapnya

    Hoaks! Vaksin Covid-19 Ber-microchips Buat Anak Meninggal

    Sebuah akun Facebook mengunggah gambar berisi informasi tentang empat orang anak yang sekarat dan meninggal setelah diberikan vaksin Covid-1 Selengkapnya