FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    29 08-2019

    247

    Presiden Perintahkan Tindakan Tegas Bagi Pelaku Anarkis di Papua

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Purworejo, Kominfo - Menanggapi perkembangan yang terjadi di Papua saat ini, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tenang dan tidak melakukan melakukan tindakan-tindakan anarkis yang dapat merugikan semuanya apabila ada kerusakan pada fasilitas-fasilitas umum, fasilitas-fasilitas publik, dan fasilitas-fasilitas masyarakat yang dibangun bersama.

    “Saya juga telah memerintahkan, sebetulnya tadi malam sudah perintahkan kepada Menko Polhukam pada saat rapat di Istana bersama Kapolri, Kepala BIN, dan Panglima TNI untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar hukum dan pelaku tindakan anarkis serta rasialis,”  kata Presiden saat menyampaikan keterangan pers, di Alun-alun Purworejo, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (29/08/2019) malam.

    Presiden menegaskan dirinya dan pemerintah akan terus berkomitmen untuk memajukan Papua, baik di bidang fisik maupun SDM (sumber daya manusia), agar semuanya khususnya mama-mama, pace, mace, dan anak-anak Papua bisa lebih maju dan lebih sejahtera.

    “Mari kita semuanya menjaga agar Tanah Papua tetap menjadi sebuah wilayah yang damai, tanah yang damai,” seru Kepala Negara seraya mengajak kepada semua ketua dan tokoh-tokoh adat, ketua dan tokoh-tokoh agama, serta kaum muda Papua untuk mewujudkan Papua yang maju dan tetap damai.

    “Sekali lagi, mari kita jaga Tanah Papua sebagai sebuah tanah yang damai,” sambung Kepala Negara.

    Menjawab wartawan mengenai rencananya bertemu tokoh-tokoh Papua, Presiden mengatakan, pertemuan tersebut telah direncanakan minggu ini, tapi masih belum memungkinkan untuk terlaksana.

    “Akan dilakukan dalam waktu yang secepat-secepatnya untuk bisa bertemu dengan para, baik tokoh muda, baik tokoh adat, baik tokoh masyarakat, dan tokoh agama,” ungkap Presiden.

    Saat menyampaikan keterangan pers itu, Presiden Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

    Berita Terkait

    Presiden Instruksikan Usut Tuntas Kasus Penusukan kepada Menko Polhukam

    Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri, Kepala BIN, dan didukung TNI agar mengusut tuntas kasus penusukan kepada Menko Polhukam Wiranto, Selengkapnya

    Cegah Penyebaran Hoaks, KPI Harus Tegas Lakukan Pengawasan Penyiaran"

    Seiring perkembangan teknologi yang pesat, masyarakat terutama generasi milenial sangat mudah mengkonsumsi berita, baik dari media konvensio Selengkapnya

    BMKG Minta Masyarakat Tidak Terpengaruh Hoaks Gempa Besar di Ambon

    Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah isu yang merupakan hoaks (berita bohong) mengenai kemungkinan akan terjadinya Selengkapnya

    Pemerintah Apresiasi Demonstrasi Mahasiswa

    Pemerintah mengapresiasi aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa karena memang bernuansa untuk mengoreksi kebijakan terhadap rancangan und Selengkapnya