FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 08-2019

    133

    Bekali Pelajar Atambua Agar Sebar Konten Positif di Media Sosial

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Atambua, Kominfo – Sebanyak 100 orang pelajar SMP, SMA, dan komunitas film di Atambua menghadiri Workshop Tanamkan Nilai Pancasila Melalui Unggah Konten Positif di Media Sosial.  Kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda untuk bijak menggunakan media sosial.

    Praktisi pendidikan dan budaya Oetari Noor Permadi, menyatakan generasi muda harus mengendalikan internet di tangan masing-masing. “Internet bermanfaat jika digunakan dengan baik, namun dapat menjadi buruk jika digunakan dengan tidak baik,” ungkapnya di Gedung Balelalenok, Atambua, Rabu (28/8/2019).

    Menurut Ketua Yayasan Mekar Pribadi itu, batasan penggunaan internet dimulai dari keluarga. “Misalnya dengan larangan menggunakan internet di meja makan,” tambahnya. 

    Selain untuk membekali generasi muda dengan kemampuan menggunakan media sosial, acara tang digelar Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika itu juga ditujukan untuk menanamkan Nilai Sila Ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia

    “Pancasila merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bangsa ini karena menyatukan keberagaman masyarakat. Indonesia memberikan tempat untuk hidup bersama, bergotong royong, sesuai nilai Pancasila. Sehingga perlu ditanamkan nilai Pancasila bagi masyarakat khususnya pelajar,” tutur Wakil Bupati Belu J.T. Ose Luan.

    Workshop yang berlangsung selama sehari itu merupakan kerja sama dengan Yayasan Mekar Abadi serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam kegiatan yang menggunakan pendekatan 30% ceramah dan 70% praktek ini berlangsung interaktif dipandu oleh moderator Lilis Ireng, dengan narasumber Dosen Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta Petrus D. Sitepu, dan praktisi film di Atambua, Emilio Rafael.

    Dalam acara itu, Petrus D. Sitepu  memandu peserta membuat konsep cerita video “Persatuan Indonesia adalah Nafasku”.  Sementara, Emilio Rafael memandu peserta secara teknis dan cerdas dalam membuat unggahan di media sosial.

    Berita Terkait

    Bangun Indonesia Lewat Konten Positif di Media Sosial

    Perkembangan teknologi digital tidak lepas dari pengaruh media sosial. Ironisnya, beragam informasi yang tersedia tidak jarang dikemas dalam Selengkapnya

    Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi Agar Berdampak Positif dan Produktif

    Tahun depan Kementerian Komunikasi dan Informatika akan mengembangkan pemanfaatkan infrastruktur teknologi agar bisa dirasakan langsung oleh Selengkapnya

    #SelasaBahasa Ajak Anak Muda Gunakan Bahasa Indonesia di Media Sosial

    Pemerintah mengajak generasi milenial Indonesia untuk menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar di media sosial melalui #SelasaBaha Selengkapnya

    Dirjen Aptika: Perbanyak Konten Inovatif dan Inspiratif

    Penyebaran konten negatif di internet terjadi sangat masif. Salah satu cara paling ampuh melawannya adalah dengan memperbanyak konten positi Selengkapnya