FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 08-2019

    51

    Langkah Kuda Antisipasi Penyebaran Hoaks

    KategoriBerita Kementerian | meit001

    Jakarta, Kominfo – Kementerian Komunikasi dan Informatika terus melakukan upaya untuk mengurangi konten hoaks di dunia maya. Salah satunya bekerja bersama kementerian dan lembaga serta komunitas antihoaks untuk melakukan pendidikan dan literasi informasi. Bahkan, Kementerian Kominfo juga mengambil langkah kuda untuk mengantisipasi penyebaran hoaks dengan menyebarkan informasi dan klarifikasi secara proaktif sebagai bagian dari pendidikan kepada publik.

    “Kami bersyukur bahwa angka hoaks terus menurun. Artinya masyarakat sudah mulai menyadari pentingnya mencari fakta ke berbagai sumber media terpercaya,” ujar Plt Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu dalam Dialog Media Lab: Cek Fakta, Berhasilkah Menangkal Hoaks dan Disinformasi?” di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (13/08/2019).

    Berbekal hasil data penelusuran Tim AIS Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Komifo, menurut Ferdinandus pola penyebaran hoaks dapat dipetakan. Sehingga Kementerian Kominfo dapat merancang tindak lanjut dan pencegahan agar hoaks tidak menyebar luas dengan melibatkan platform dan aplikasi. 

    “Hoaks itu seperti musim. Ketika kami sudah mengetahui polanya akan kami beritahu duluan ke masyarakat sehingga mereka sudah mengetahui berita tersebut hoaks atau tidak. Akhirnya mereka bisa 1 langkah ke depan dalam menghadapi hoaks,” lanjut Ferdinandus Setu.

    Ketua Masyarakat Antiftnah Indonesia (Mafindo), Septiaji Eko Nugroho menyatakan selama ini sosialisasi mengenai isu hoaks sudah cukup baik di Indonesia. Namun demikian, menurut Septiaji, selalu dibutuhkan key opinion leader (KOL) untuk memperkuat konten sosialisasi dan juga klarifikasi atas hoaks yang tersebar.

    “Sebagai contoh Ambon, mereka pernah terkena isu hoaks. Akan tetapi karena para tokoh agama langsung mengklarifikasi pemberitaan tersebut, maka kabar hoaks tersebut tidak menjadi kuat dan tersebar luas,” tuturnya.

    Selain Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo dan Ketua Mafindo, diskusi live perdana yang digelar Dewan Pers itu juga dihadiri oleh Manager Facebook Indonesia Alice Budisatrijo dan Karo Multimedia Polri Brigjenpol Budi Setiawan.

    Berita Terkait

    Kembangkan Inovasi, Ditjen SDPPI Gelar Pelatihan Infografis

    Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mengembangkan inovasi di Selengkapnya

    HBDI Bisa Tingkatkan Transaksi, Dukung Pengembangan SDM

    Menteri Komunikasi dan informatika Rudiantara menyatakan dukungan atas penyelenggaraan Program Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI). Bahkan, Selengkapnya

    Kebijakan Afirmatif Dukung Pengembangan Kota Cerdas

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kebijakan afirmatif yang dilakukan oleh Pemerintah, khususnya dalam penyediaan akse Selengkapnya

    Sinergisitas Pemerintah dan Ulama Antisipasi Penyebaran Hoaks

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengharapkan ulama dapat membantu pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran hoaks yang luar b Selengkapnya