FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 08-2019

    720

    Perkuat Kemandirian Ekonomi Agar Indonesia Punya Daya Tahan Tinggi

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Menter Keuangan Sri Mulyani mendapat penjelasan dari Manager Public Relations PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rouli Sijabat (tengah) tentang mobil elektrifikasi Toyota Prius Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari balik kemudi saat mengunjungi booth Toyota yang hadir di GIIAS 2019 di BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (24/07/2019). Di hadapan para pelaku bisnis otomotif Menkeu menjelaskan bahwa dalam minggu ini akan ditandatangani Perpres Mobil Listrik, untuk percepataan program kendaraan bermotor listrik untuk transportasi serta Peraturan Pemerintah menyangkut bahan dari pajak yang bersangkutan dengan klasifikasi emisi dari otomotifnya. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyati Indrawati mengemukakan, pemerintah bekerjasama dengan pemangku kepentingan terkait fiskal dan moneter seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah, sedang dan akan terus melakukan kebijakan yang tepat dalam memperbaiki dan memperkuat fundamental ekonomi Indonesia.

    “Berbagai kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat Indonesia mempunyai daya tahan tinggi dalam menghadapi gejolak lingkungan global maupun perubahan di dalam negeri yang seringkali tidak terduga,” kata Sri Mulyani pada acara Breakfast Forum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (Iluni FEB UI) di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Jumat (9/8).

    Namun walaupun sudah melakukan kebijakan ekonomi yang tepat, di dalam era global ini, menurut Menkeu, suka atau tidak suka, ada faktor-faktor penting yang berada di luar kendali Indonesia. Kendali tersebut berada pada negara yang secara sistem ekonomi sangat kuat seperti Amerika, Eropa, Jepang,dan  RRC.

    “Kalau mereka ‘bersin’ maka seluruh dunia akan terkena flu,” ujar Menkeu seraya menambahkan, di era ekonomi yang saling terkait saat ini, banyak sekali faktor kebijakan negara-negara maju yang mempengarMenkeuuhi perekonomian Indonesia dan seluruh negara lainya.

    Kemandirian Ekonomi

    Oleh karena itu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati menekankan, diperlukan kemandirian ekonomi yang terutama bersumber dari dalam negeri agar Indonesia mampu bertahan apabila terjadi goncangan lingkungan global.

    “Indonesia memiliki modal yang menjanjikan misalnya dari sisi jumlah penduduk, potensi ekonomi yang besar, geografi yang luas dan kekayaan alamnya,” tegas Menkeu.

    Untuk dapat mandiri secara ekonomi, menurut Menkeu, terdapat beberapa hal fundamental yang perlu diperbaiki secara berkelanjutan. Hal tersebut adalah peningkatan produktifitas dan daya saing, pendalaman jasa keuangan yang inklusif serta reformasi struktural.

    Diharapkan perbaikan tersebut akan membawa Indonesia menjadi semakin mandiri dan tidak mudah tergoncang oleh perubahan global yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang mampu menjadi pemain utama dalam persaingan perdagangan global.

    Sumber

    Berita Terkait

    Presiden: Lakukan Pelacakan Lebih Agresif dengan Gunakan Teknologi Komunikasi

    Kepala Negara juga meminta peningkatan uji spesimen, fokus pada provinsi dengan tingkat penyebaran tinggi, dan integrasi satu data. Selengkapnya

    Presiden: Siapkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional yang Tepat dan Cepat

    Program pemulihan ekonomi nasional dimaksud harus dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha, utamanya yang bergerak di sektor in Selengkapnya

    Bangga Buatan Indonesia, Pemerintah Pacu Daya Saing Produk Industri

    Industri manufaktur merupakan salah satu sektor di tanah air yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini. Selama ini, sektor industri menunjukk Selengkapnya

    Presiden: Kinerja Ekonomi Indonesia Relatif Masih Baik

    Sebagian besar negara terdampak Covid-19 mengalami kontraksi ekonomi dan tumbuh negatif. Selengkapnya