FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 07-2019

    494

    [DISINFORMASI] Kasus Trans Jakarta Jokowi Tolak Dipanggil Kejagung

    Kategori Hoaks | mth

    KATEGORI: DISINFORMASI

    Penjelasan:

    Seorang pengguna media sosial Facebook mengunggah gambar tangkapan layar sebuah artikel berita yang disertai dengan narasi CHIE.. CHIE.. KEBAL HUKUM NI YEE... 😂

    KASUS TRANS JAKARTA

    JOKOWI TOLAK DI PANGGIL KEJAGUNG

     

    Faktanya setelah ditelusuri berita tersebut adalah berita tahun 2014 dimana pada saat itu terjadi kasus penggelembungan dana pengadaan bus Transjakarta yang membelit mantan Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta, Udar Prastono. Dalam penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Udar mengaku bahwa semua pekerjaan yang dilakukan terkait pengadaan Transjakarta diketahui oleh Jokowi. Akan tetapi hingga saat itu belum ada keterkaitan Jokowi dalam kasus tersebut, sehingga Kejaksaan belum berencana melakukan pemanggilan kepada Jokowi. Melansir dari sindonews.com Jokowi, melalui kuasa hukumnya menyatakan siap diperiksa Kejagung terkait kasus tersebut.

    Link Counter:

    https://megapolitan.kompas.com/read/2014/09/18/14162601/Kejagung.Tak.Temukan.Bukti.Keterlibatan.Jokowi.pada.Kasus.Transjakarta

    https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/14/06/02/n6jifb-kasus-transjakarta-pendemo-tuntut-kejagung-periksa-jokowi

    https://megapolitan.kompas.com/read/2014/04/07/1425040/Jokowi.Tolak.Komentari.Pemeriksaan.Udar.Pristono.di.Kejagung

    https://www.tribunnews.com/nasional/2014/04/04/bila-perlu-kejaksaan-panggil-jokowi-ahok-terkait-korupsi-transjakarta

    https://nasional.sindonews.com/read/868670/13/kasus-transjakarta-jokowi-layak-dipanggil-kejagung-1401466663

    Berita Terkait

    [DISINFORMASI] Cipinang Melayu Lockdown Tutup Jalan Kalimalang

    Selengkapnya

    [HOAKS] Kota Kendari Bakal Lockdown Mulai 1 April 2020

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Jenazah Ibunda Jokowi Naik Ke Permukaan

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Penjarahan di Meksiko yang Dipicu oleh Kepanikan atas Virus Corona

    Selengkapnya