FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 07-2019

    206

    Presiden: Lindungi Pancasila, Toleransi, dan Keberagaman

    KategoriBerita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengingatkan, bahwa tanggung jawab para Perwira Remaja TNI dan Polri sangat besar. “Saudara harus terus melindungi Pancasila dari gempuran gelombang ideologi-ideologi luar, Saudara harus menjaga Bhineka Tunggal Ika, menjaga toleransi terhadap perbedaan antar anak bangsa, Saudara harus terus menjaga persatuan dalam keberagaman Indonesia,” tegas Presiden dalam acara Pelantikan Perwira Remaja TNI dan Polri, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7/2019) pagi.

    Presiden mengingatkan mereka harus memegang teguh kode etik Perwira dan jati diri sebagai Perwira TNI dan Polri, menjunjung tinggi kehormatan dan kecintaan sebagai Perwira TNI dan Polri, memelihara kekompakan dan persatuan sesama Perwira TNI dan Polri dengan tetap menghormati fungsi dan tugas masing-masing.

    “Melangkahlah ke gelenggang pengabdian dengan tegar, dengan optimisme dan penuh dengan percaya diri,” tutur Presiden Jokowi.

    Sementara kepada para orang tua para Perwira Remaja, Presiden mengucapkan selamat atas pelantikan putra dan putri mereka menjadi Perwira TNI dan Polri. Presiden menegaskan, mereka bukan hanya kebanggaan bapak/ibu mereka adalah kebanggaan bangsa kita Indonesia.

    Putra-Putri Terbaik

    Sebelumnya saat mengawali sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, para perwira Remaja TNI dan Polri itu sudah melalui proses penyaringan yang sangat ketat selama menjadi taruna, perjuangan yang juga sangatlah berat.

    “Gemblengan untuk Saudara-saudara juga sangatlah hebat, gemblengan yang membuat ketahanan mental dan fisik Saudara menjadi prima, menjadikan Saudara-saudara sebagai putra-putri terbaik bangsa Indonesia,” kata Presiden.

    Oleh karena itu, Presiden Jokowi yang dalam kesempatan itu hadir bersama Ibu Negara Iriana mengucapkan selamat dan sukses kepada para Perwira Remaja TNI dan Polri yang dilantiknya itu. “Saya bangga bisa melantik Saudara-saudara para Ksatria Muda,” ucap Presiden. 

    Berita Terkait

    Pemindahan Ibu Kota Untuk Pacu Pemerataan dan Keadilan di Luar Pulau Jawa

    Presiden Joko Widodo kembali menyinggung soal rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau Kalimantan saat menyampaikan Keterang Selengkapnya

    Wapres: Sederhanakan, Pancasila Jangan Dibuat Rumit!

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pembahasan tentang Pancasila tidak perlu dilakukan secara rumit, karena akan dapat menimbulkan kebingu Selengkapnya

    Bentuk Karakter, Presiden Beri Perhatian dan Dukung Gerakan Pramuka

    Selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka yang telah dianugerahi Lencana Tunas Kencana, Presiden Joko Widodo menyatakan kesia Selengkapnya

    Manajemen Talenta Nasional Harus Sistematis dan Terorganisir

    Untuk menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) Unggul, Indonesia Maju, sejumlah terobosan telah dilakukan Pemerintah. Di antaranya, Perbaikan K Selengkapnya