FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    12 07-2019

    310

    Presiden: Produk UMKM Masih Punya Potensi Pasar

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo membuka pameran bertajuk Karya Kreatif Indonesia 2019  yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI), di Hall A, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019) pagi.

    Pameran yang mengangkat tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui UMKM Go Export dan Go Digital” ini diikuti oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia (BI), dan akan berlangsung hingga Minggu (14/7) lusa.

    Presiden yang sempat meninjau sejumlah stan dan produk-produk UMKM lokal yang dipamerkan dalam pameran tersebut mengaku melihat adanya peningkatan kualitas akan produk-produk yang dihasilkan. Utamanya, ia melihat adanya lompatan kualitas yang luar biasa dari sisi pengemasan dan juga pembentukan merek produk yang dijajakan.

    “Saya melihat produk-produk UMKM-UMKM yang didampingi, dikawal, dan dibina oleh Bank Indonesia ini ada lompatan dari sisi kualitas. Baik kualitas kemasan/packaging, kualitas membangun brand-nya saya lihat bagus, kemudian design berubah sangat ini sekali, drastis sekali,” kata Presiden selepas peninjauan.

    Selain itu, Kepala Negara juga mengaku senang dengan adanya inisiatif untuk memasukkan produk-produk tersebut ke dalam pasar digital. Dengan masuk ke pasar digital itu, bukan tak mungkin nantinya produk-produk UMKM itu akan merambah hingga mancanegara.

    “Saya kira cara-cara yang dilakukan oleh BI ini sangat bagus. Di seleksi dan saya lihat ada seleksi ada yang mengkuratori, dikurator. Memang prosesnya seperti itu. Sehingga ketemu produk-produk yang premium, produk-produk yang kualitasnya tinggi dan ya dijual harga berapapun orang akan senang,” ucap Presiden.

    Presiden menjelaskan, potensi pasar untuk produk UMKM Indonesia masih banyak. Namun ia menginatkan, jangan masuk ke yang market massal, yang mass product, karena kita akan kalah dengan negara negara yang sudah memproduksi secara massal.

    “Yang benar ya yang seperti ini, produk-produk handycraft, yang penuh dengan keterampilan didalam apa, keterampilan tangan/handmade itu ya kekuatan kita di situ,” tutur Presiden seraya menunjuk produk-produk yang dipamerkan di area tersebut.

    Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain  Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan istri Wakil Presiden Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur BI Perry Warjiyo, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. 

    Berita Terkait

    Presiden: Kedaulatan Negara Harga Mati, Tidak Bisa Ditawar

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa salah satu isu utama dalam bidang pertahanan adalah kedaulatan. Untuk itu, Presiden menegaskan berul Selengkapnya

    Presiden: Semangat PON Bukan Hanya Kompetisi, Tetapi Juga Solidaritas Antardaerah

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa semangat dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua bukan hanya sebagai ajang kompe Selengkapnya

    Presiden Ingatkan Masyarakat Soal Pinjam Uang di Bank

    Presiden Joko Widodo tidak mempermasalahkan tindakan masyarakat yang “menyekolahkan” sertifikat hak atas tanah miliknya untuk mendapatka Selengkapnya

    Presiden: Kartu Pra Kerja Bukan Program Menggaji Pengangguran

    Presiden Joko Widodo menegaskan, implementasi program Kartu Pra Kerja bukanlah menggaji pengangguran. Tetapi merupakan bantuan biaya pelatih Selengkapnya