FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    29 06-2019

    416

    Relawan 02 Mati Keracunan? Ini Fakta Sebenarnya!

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Jakarta, Kominfo - Ada kabar yang tersebar berbarengan dengan saat Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak semua gugatan Capres 02 Prabowo-Sandi. Salah satunya konten dengan judul "INNALILLAHI. RELAWAN 02 tadi yg pingsan tadi ternyata Beliau sudah meninggal dunia. Tolong bantu kirim al-Fatekhah ditujukan khusus buat Relawan mb tadi ya..."

    Kemudian, postingan tersebut juga menggunakan emote tangisan, juga dengan narasi "Parah eyy udah ada yg keracunan roti ma nasi kotak hati2 kawan kl ada yg kash makanan gratis yg skg ada dpan MK"

    Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ferdinandus Setu mengatakan, faktanya saat ditemui di RS Budi Kemuliaan, Dr. Rifki yang menangani pasien itu mengatakan, pasien masih dalam kondisi sadar. 

    "RS Budi Kemuliaan sudah melakukan penanganan terhadap pasien tersebut, dia kondisinya membaik," kata Ferdinandus di Jakarta, Jum'at (28/6/2019)

    Salah satu massa aksi diduga keracunan, saat mengikuti aksi Kawal MK yang bertepatan dengan hasil keputusan gugatan sidang sengketa Pilpres, Kamis (27/6). Korban keracunan itu belum diketahui penyebabnya.

    Ferdinandus menyatakan, berdasarkan informasi dari Dr. Rifki, pihaknya telah menangani korban keracunan itu masih dalam keadaan sadar. Tidak seperti yang viral di media sosial. 

    "Pihak RS yang bersangkutan telah berikan obat maag, pasien diinfus. Pasien sewaktu

    datang ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan dalam keadaan sadar. Sekarang pasien masih di

    dalam," ujarnya. 

    Sebelumnya, Dr. Rifki menegaskan bahwa, informasi yang menyebut korban meninggal adalah

    bohong. 

    "Jadi tidak benar kalau korban keracunan itu meninggal ya. Diagnosis RS saat ini adalah dispepsia. Kayak orang sakit maag-lah. Kalau keracunan yang dibilang tadi harus dibuktikan dari spesimen

    muntahnya, makanannya," kata Ferdinandus mengutip pernyataan Dr. Fikri.

    Berikut daftar konten hoaks temuan Tim AIS Kementerian Kominfo tanggal 28 Juni 2019:

    1.  Tulisan Atas Nama Hotman Paris

    2.  Gerombolan Monyet yang Menyeberang Menandakan Adanya Bahaya

    3.  Imunisasi Membahayakan Kesehatan Balita

    4.  Ada Chip Pengintai dalam Handphone

    5.  Menkes Jalani Terapi DSA di RSPAD Gatot Soebroto

    6.  Relawan 02 Mati Keracunan

    7.  Pria Israel Pembantai Rakyat Palestina Bangkit dari Kubur

    8.  Beras Sejahtera Berkutu

    9.  Daur Ulang Pisang Busuk dengan Beras dan Hair Dryer

    10.  Promo Kupon Gratis KFC dalam rangka Merayakan Pembukaan Restoran yang ke-1000

    11.  Ribuan Buruh Krakatau Steel Di-PHK

    12.  Warga Indonesia Terkena Virus Cacar Monyet

    13.  3 Ton Durian di Pesawat Sriwijaya SJ 091

    14.  Video Penganiayaan Orang Utan di Kebun Binatang Surabaya

    15.  Kecelakaan Seorang Perempuan Hingga Tubuhnya Terpisah di Pasteur

    16.  Para Ilmuwan Resmi Mengumumkan Great Barrier Reef Mati Setelah 25 Juta Tahun

    17.  Poster Pengumuman Pemisahan Tangga Murid Laki-laki dan Perempuan di SMPN 44 **

    Berita Terkait

    Kesetaraan Jadi Dasar Transfer Data Antarnegara

    Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel A. Pangerapan mengatakan aktivitas transfer data ke luar negeri akan diat Selengkapnya

    Pesan Berantai Istri Walikota Samarinda Galang Dana Baksos? Hoaks!

    Beredar sebuah pesan berantai di Facebook Messenger mengatasnamakan Istri dari Walikota Samarinda, Puji Setyowati Jaang. Akun tersebut menya Selengkapnya

    Petugas Rapid Test Jarang Ganti Sarung Tangan, Itu Hoaks!

    Beredar konten di media sosial yang berisi informasi bahaya sarung tangan yang digunakan oleh petugas rapid atau swab test. Dalam konten yan Selengkapnya

    Menkominfo Ingatkan Peran Keluarga Awasi Anak Gunakan Internet

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan orang tua dan keluarga memiliki peran penting untuk melindungi anak dari penya Selengkapnya